BATAM TERKINI
CATAT! Nanti, Belanja di 2 Pasar di Batam Ini Tak Bayar Pakai Uang Tunai
Pemerintah kota Batam akan menerapkan aturan baru bagi warga yang belanja di dua pasar yang ada di Batam. Yakni dengan pembayaran non tunai.
Editor : Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Transaksi Non Tunai (QRIS) di Pasar Pemerintah Kota Batam kini siap di-launching.
Saat ini, rapat persiapan launching penerapan Implementasi elektronifikasi transaksi Pemerintah dengan QRIS di pasar Hang Tuah dan Seroja sudah hampir final.
"Persiapan sudah dilakukan dengan rapat persiapan launching bersama BI, BP2RD, Bank BJB dan Linkaja pada Jumat lalu," ujar Kepala Bidang (Kabid) Pasar Dinas Diperindustrian dan Perdagangan Kota Batam (Disperindag), Zulkarnain, Senin (26/10/2020).
Diakuinya, sejauh ini persiapan penggunaan program QRIS sudah rampung, tinggal menunggu waktu, hari dan tanggalnya saja.
Keputusan saat rapat tersebut, penerapan QRIS akan dilaksanakan di Pasar Hang Tuah dan Seroja.
"Saran dari BI karena sudah banyak pedagang yang sudah memiliki QRIS, Tabungan di Bank dan Aplikasi Linkaja atau Gopay, speedcash dan lainnya. Tentunya sudah bisa dilaksanakan segera pelaksanaannya di pasar," tutur pria yang akrab disapa Zul ini.
Zulkarnain melanjutkan, QRIS pada pasar binaan Disprindag ini merupakan penerapan QRIS yang kedua setelah QRIS Transbatam.
Hal ini juga mendukung Program Pemko Batam menuju Batam Smart City.
Baca juga: KINI Warga Batam Bisa Bayar Retribusi Lewat QRIS, Total 24 Bank Telah Terkoneksi ke Kas Daerah
"Tentunya kami sangat berterima kasih kepada BI, Bank BJB dan Linkaja yang telah mendukung penuh agar transaksi QRIS segera dilaksanakan," katanya.
Menurutnya, dengan adanya transaksi non tunai ini di Pasar pemerintah mampu meningkatkan retribusi pasar.
Dukungan dari Pedagang lumayan antusias.
"Kami akan terus mengawal agar semua proses baik di perbankan maupun diaplikasi dapat dipahami dan dimengerti sehingga dapat meminimalisir kendala di lapangan," katanya.
Ia menilai banyak keuntungan yang akan didapat dari transaksi Non Tunai QRIS ini, di antaranya transaksi lebih cepat masuk ke Kasda, tidak ada pengembalian uang, dengan bayarannya pas.
"Pokoknya terhindar dari penularan Covid-19 melalui uang baik kertas mauapun koin," katanya.
Dengan mendukung program pemerintah pusat, katanya, transaksi non tunai pada pemerintah kami dari dinas Perindag Kota Batam turut berpartisipasi di dalamnya. Dengan Semboyan kami Pasar Rakyat Menuju Smart City dan Pasar rakyat Ayo gunakan QRIS. (Tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/25092020peluncuran-qris-untuk-bayar-trans-batam.jpg)