Minggu, 19 April 2026

ROHANI KRISTEN

Doa Bersama Santa Margareta Maria Alacoque, Mohon 12 Rahmat dari Hati Kudus Yesus

Belajarlah dari Santa Margareta Maria Alacoque yang menolak pinangan manusia tetapi rela masuk biara untuk melayani Hati Kudus Yesus.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
ISTIMEWA
LUKISAN - Santa Margareta Maria Alacoque 1 

Editor: Thomm Limahekin

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Bagi kalian yang pernah merasakan jadi anak yatim, pengalaman hidup kalian sama dengan Santa Margareta Maria Alacoque.

Dia sudah menjalani hidupnya sebagai seorang anak yatim sejak masih berusia anak-anak karena sang ayah sudah pergi meninggalkan mereka.

Margareta lahir di Lauthercour Bourgondia, Perancis pada  tahun 1647 silam.

Dia yang berstatus sebagai anak bungsu dari liam bersaudara itu mendapat perlakukan istimewa dari ibu dan keempat kakaknya.

Namun, pengalaman dimanjakan itu tidak bertahan lama ketika sang ibu mulai menderita sakit keras.

Margareta tidak lagi memikirkan hal-hal lain, bahkan untuk bermain dengan anak-anak sebayanya.

Dia menghabiskan banyak waktu pada usia bermain itu dengan merawat ibunya yang terbaring lemas di tempat tidur.

Baca juga: Doa Katolik Ketika Sedang Sakit, Mohon Kekuatan dari Sengsara Yesus di Zaitun

LUKISAN - Santa Margareta Maria Alacoque 2
LUKISAN - Santa Margareta Maria Alacoque 2 (ISTIMEWA)

Sedangkan keempat saudaranya bekerja keras untuk menafkahi kehidupan keluarga mereka yang sudah ditinggalkan sang ayah itu.

Kondisi ibunya yang kian parah mendorong nenek dan bibinya untuk merawat Margareta dan keempat kakaknya.

Namun, selama berada di rumah nenek, keadaan justru begitu cepat berubah.

Neneknya bukan malah manaruh kasih sayang kepada mereka melainkan selalu memperlihatkan tatapan sinis.

Semua pekerjaan yang dilakukan oleh Margareta selalu dianggap salah di mata sang nenek.

Lebih dari hal itu, yang lebih parah lagi adalah sang nenek justru melarang mereka untuk pergi ke gereja pada hari Minggu, padahal neneknya itu sendiri beragama Katolik.

“Kalian berdoa di rumah saja. Bukankah berdoa bisa dilakukan di mana saja.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved