Sabtu, 18 April 2026

ROHANI KRISTEN

Doa Katolik Bersama Santo Fransiskus dari Asisi, Rela Ikut Yesus Setelah Terpesona Lihat Salib

Kristus meminta Fransiskus dari Asisi untuk memperbaiki gereja tua tersebut, dengan menyebutnya “Gereja-Ku”.

Penulis: Thom Limahekin | Editor: Thom Limahekin
ISTIMEWA
LUKISAN - Santo Fransiskus dari Asisi 2 

Editor: Thomm Limahekin

TRIBUNBATAM.id, BATAM – Apakah anda pernah pergi atau sekadar mendengar sebuah kota di Italia bernama Asisi?

Kota ini memiliki keistimewaan, sebab darinya lahirlah orang kudus dalam Gereja Katolik Roma.

Namanya Fransiskus dan karena dia berasal dari Asisi maka orang kudus ini kemudian dinamakan Santo Fransiskus dari Asisi.

Assisi merupakan sebuah kota yang muncul pada abad pertengahan di daerah Italia Tengah.

Kota yang yang memiliki pegunungan, perbukitan dan hutan ini terletak di atas lembah Umbria dengan luas sekitar 8.456 kilometer persegi.

Pada abad pertengahan ada dua kekuatan yang menguasai wilayah tersebut; di satu pihak ada Kaisar Romawi dan di pihak lain ada Paus.

Baca juga: Doa Katolik Bersama Santa Margareta Maria Alacoque, Memohon 12 Rahmat dari Hati Kudus Yesus

LUKISAN - Santo Fransiskus dari Asisi 1
LUKISAN - Santo Fransiskus dari Asisi 1 (ISTIMEWA)

Sesuai dengan peran kedua pemimpin itu, dunia pada abad ini juga terdiri dari dua sisi yakni hal-hal yang kudus dan profan.

Kedua belah pihak yang mengambil bagian dalam dua kekuatan tersebut sering bertikai satu sama lain.

Pada masa ini, para ksatria berperang ke Tanah Suci untuk memenuhi ambisi politik dan iman mereka.

Di Kota Assisi pun, ada perbedaan yang jelas antara kaum bangsawan yang disebut “maiores” dan kaum “minores” yang terdiri dari pedagang.

Fransiskus sendiri lahir di Kota Asisi pada tahun 1182 dalam konteks sejarah ini.

Dia merupakan anak dari Pietro Bernardone, seorang pedagang pakaian kaya raya dan sering bepergian ke Perancis untuk urusan bisnis.

Karena kesibukannya tersebut, Pietro tidak sempat mendampingi istrinya, Pica ketika melahirkan Fransiskus.

Saat kembali ke rumah, dia mendapati bayinya sudah dibabtis di Gereja Katedral San Rufino dan telah diberi nama Giovanni artinya Yohanes.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved