BP Batam Akui Penertiban Permukiman di Sekitar Waduk Tembesi Bukan Perkara Mudah
Selain berhubungan dengan ketersediaan air bersih, BP Batam melihat penertiban permukiman dekat Waduk Tembesi bersinggungan dengan hidup masyarakat.
Editor: Septyan Mulia Rohman
TRIBUNBATAM.id, BATAM - Pelaksana harian (Plh) Kepala BP Batam Purwiyanto mengaku jika penertiban permukiman di sekitar Daerah Tangkapan Air (DTA) Waduk Tembesi bukan perkara mudah.
Selain berhubungan dengan ketersediaan air bersih di Batam, namun di sisi lain hal ini bersinggungan dengan kelangsungan hidup masyarakat.
Meski demikian, patroli secara rutin oleh personel Ditpam BP Batam kian intensif dilakukan, khususnya untuk memantau aktivitas ilegal di sekitar waduk.
Bukan hanya di waduk tembesi, patroli juga dilakukan di sejumlah waduk lainnya, seperti Duriangkang.
Kondisi daerah tangkapan air (DTA) di Waduk Tembesi cukup memprihatinkan.
Pasalnya, kini telah berdiri puluhan rumah yang menempati kawasan yang dilindungi tersebut.
Selain rumah-rumah liar, DTA Waduk Tembesi juga telah ditanami berhektar-hektar kebun singkong dan jagung.
Padahal, DTA adalah wilayah sekitar waduk yang harus dilindungi, karena berpengaruh terhadap kualitas dan ketersediaan air di waduk tersebut.
"Penertiban itu salah satu program kita, tapi itu hal yang paling sulit karena menyangkut masyarakat," ujar Purwiyanto.
Ia menekankan, kunci dari kelestarian DTA waduk adalah potensi vegetasi yang ada di sekeliling waduk tersebut. Dengan demikian, BP Batam juga tengah menggiatkan kegiatan penanaman pohon di kawasan DTA guna menjaga kelestarian waduk.
Pihak BU Fasling BP Batam juga senantiasa menekankan agar masyarakat tidak melakukan aktivitas ilegal di sekitar areal waduk.
Selama ini, sejumlah kegiatan ilegal di kawasan waduk yang ditemukan, berupa pemasangan keramba ikan, galian pasir, pembangunan permukiman, hingga pembukaan lahan untuk berkebun.
"Hal ini perlu keseriusan dalam menanganinya. BP Batam juga selalu tekankan masyarakat, ayo kita sama-sama menjaga daerah tangkapan air waduk kita," tambah Purwiyanto.
Opsi Air Laut Jadi Air Bersih
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ruli_20170209_154603.jpg)