Rabu, 15 April 2026

Koleksi Museum Raja Ali Haji Bertambah, 4 Jam Dinding Simpang Jam Diserahkan ke Disbudpar Batam

Selama ini, keempat jam dinding tersebut memang disimpan oleh pekerja pembangunan flyover Laluan Madani, Simpang Jam.

TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI
KOLEKSI MUSEUM RAJA ALI HAJI - Penyerahan empat jam dinding Simpang Jam kepada Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Ardiwinata, untuk mengisi koleksi Museum Batam Raja Ali Haji, Kamis (29/10/2020). 

Editor: Septyan Mulia Rohman

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Museum Batam Raja Ali Haji, Batam Center, Kota Batam, Provinsi Kepri mendapat tambahan koleksi baru.

Empat buah jam dinding yang semula terpasang di kawasan perempatan Simpang Jam telah diserahkan kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam.

Selama ini, keempat jam dinding tersebut memang disimpan oleh pekerja pembangunan flyover Laluan Madani, Simpang Jam.

Jam dinding tersebut rencananya akan dipajang di Museum Batam Raja Ali Haji, Jalan Engku Putri, Batam Center, Kota Batam.

Museum tersebut memiliki sudut khusus untuk memajang benda-benda bersejarah berkaitan dengan infrastruktur Batam.

Menurutnya, ke empat jam dinding itu masih akan diatur sedemikian rupa tata pamernya oleh tim yang khusus mengerjakan tata pamer museum.

Selain jam dinding Simpang Jam, Ardi menjelaskan, museum juga telah memiliki koleksi keramik dari Dinasti Ming sebanyak 600-an keping.

"Kita akan mengisi galeri untuk infrastruktur, jam ini akan jadi salah satu koleksi museum," ujar Kepala Dinas Kebudayaan Kota Batam, Ardiwinata ketika dihubungi, pada Kamis (29/10/2020).

HARI MUSEUM INDONESIA - Museum Raja Ali Haji di  Dataran Engku Puteri Batam. Museum ini menjadi lokasi peringatan Hari Museum Indonesia oleh Disbudpar Batam.
HARI MUSEUM INDONESIA - Museum Raja Ali Haji di Dataran Engku Puteri Batam. Museum ini menjadi lokasi peringatan Hari Museum Indonesia oleh Disbudpar Batam. (TribunBatam.id/Rebekha Ashari Diana Putri)

Ardi mengaku, dirinya sempat menghubungi pihak satuan kerja pembangunan flyover, guna memperoleh kembali jam dinding Simpang Jam yang bersejarah tersebut.

"Nanti akan diatur tata pamernya, ada timnya," ujar Ardi.

Motif Batik Khusus Batam dan Kepri

Walaupun selama ini batik identik dengan motif-motif yang terkenal di Jawa, tapi ternyata di Batam, Kepulauan Riau juga memiliki motif batik yang khas lho.

Dengan mayoritas berpenduduk suku Melayu, motif yang muncul dalam lukisan batik asal Batam sangat identik dengan budaya suku tersebut.

Menariknya, hingga saat ini sudah ada 10 motif batik yang khas Batam yang telah dipatenkan dan mengantongi

hak paten dari Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved