Rabu, 15 April 2026

Petir Sambar Rumah Warga Hingga Jebol, Pemilik Rumah Pingsan

Petir yang menyambar beberapa saat menjelang turunnya hujan lebat disertai angin kencang Kamis (29/10) siang sekitar pukul 14.30 membuat rumah Sadi Ra

Editor: Eko Setiawan
Istimewa/ Tribunjabar
Kondisi rumah Didi dan pohon pisang di belakang rumah yang dihantam petir. Rumah Sadi Rasidi alias Didi (43) ada di Dusun Desa Rt 04 RW 08 Desa Saguling Kecamatan Baregbeg, Ciamis, Kamis (29/10/2020). 

TRIBUNBATAM.id – Petir menyambar sebuah rumah hingga porak poranda.

Akibat kencangnya petir tersebut, pemilik rumah yang berada didalamnya langsung kaget dan pingsan.

Bahkan plafon rumah yang disambar petir tersebut jebol tak berbentuk.

Akibat sambaran petir tersebut, bagian dinding dan kamar jebol.

Baca juga: Daftar Link Pengumuman Kelulusan CPNS 2019 di 64 Kementerian

Baca juga: Sebelum Tewas Dengan Tangan Nyaris Putus, Fran Sempat Cim Perut Istrinya yang Hamil Muda

Baca juga: Pilkada Kepri saat Pandemi Corona, Kadinkes Kepri Tawarkan Strategi 6 M Cegah Klaster Covid-19

Petir yang menyambar beberapa saat menjelang turunnya hujan lebat disertai angin kencang Kamis (29/10) siang sekitar pukul 14.30 membuat rumah Sadi Rasidi alias Didi (43) di Dusun Desa Rt 04 RW 08 Desa Saguling Kecamatan Baregbeg porak poranda.

Namun Didi beserta istri dan dua anaknya selamat.

Tapi Didi sempat jatuh pingsan begitu petir menggelegar sedang isterinya menjerit-jerit ketakutan.

“Waktu kejadian, korban serta istri sedang berada di luar rumah. Dua anaknya sedang bermain agak jauh dari rumah,” ujar Heryana, tokoh warga setempat kepada Tribun Kamis (29/10).

Sebelum turun hujan Kamis (29/10) sore tersebut, katanya tiba-tiba petir menyambar rumah Didi.

Menghantam pohon pisang di kebun bagian belakang rumah korban.

Dinding bagian belakang rumah korban yang terbuat dari papan GRC tersebut jebol porak poranda begitu juga dinding kamar.

Pesawat televisi dan 2 HP hancur hangus gosong disambar petir.

“Rumah korban dindingnya terbuat dari papan GRC, hasil rehabitasi rutilahu. Lokasinya tidak jauh dari pabrik serundeng abon tarekel,” katanya.

Didi yang sedang berada di luar di depan rumahnya langsung jatuh pingsan begitu petir menyambar.

Mungkin karena kaget.

Dan baru sadar setelah warga berdatangan. Sementara isterinya sempat menjerit.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved