Profil Dee Kartika, Bos Jasmev Diangkat Erick Thohir Jadi Komisaris BUMN, Ternyata Relawan Jokowi
Berikut profil Dyah Kartika Rini, yang baru saja diangkat menjadi Komisaris Independen PT Jasa Raharja (Persero).
Lantas seperti apa profil Dyah Kartika Rini yang kini jadi Komisaris Independen PT Jasa Raharja?
Dikutip dari Kompas.com, Dyah Kartika Rini berkontribusi untuk pemenangan Jokowi sejak Pilgub DKI Jakarta 2012.
Saat itu, ia membantu Jokowi-Ahok melalui organisasi relawan Jokowi Ahok Social Media Volunteer (Jasmev) yang ia dirikan.
Jasmev melakukan dukungan melalui kampanye di udara atau media sosial.
Untuk keperluan pemenangan itu, Jasmev mendirikan war room di kawasan Jakarta Pusat.
Dyah Kartika Rini juga tercatat sebagai pendiri Spindoctor Indonesia, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang konsultan politik.
Ia menjadi salah satu relawan pemenangan Jokowi sejak Pilgub DKI Jakarta.
Pendidikan
Sementaradi akun Facebooknya, Ia menamatkan pendidikan S1 hingga S3 dari Universitas Indonesia.
Ia berkonsentrasi di jurusan komunikasi dan manajemen.
Ia juga menulis lulus dari Jurusan Business and Economics di University of Cambridge serta The London School of Economics and Political Science.
Sementara berdasarkan catatan di Wikipedia, Dyah Kartika Rini atau dikenal Kartika Djoemadi atau nama panggilan DeeDee, lahir di Jakarta tanggal 21 April.
Kartika Djoemadi adalah putri dari pasangan Sri Ngadiyah Achmadi yang berasal dari Semarang, Jawa Tengah, dan Djoemadi Poerwosoemarto yang berasal dari Surakarta, Jawa Tengah.
Ayahnya adalah seorang perwira tinggi Angkatan Darat dari kesatuan Zeni, yang pernah berdinas sebagai Guru Militer di Sekolah Militer milik Angkatan Darat yang bernama Pusat Pendidikan Zeni Angkatan Darat pada tahun 1985.
Karier pertamanya dimulai pada saat masih berkuliah di Universitas Indonesia dengan bekerja sebagai profesional di beberapa Multinational Corporation di Indonesia, yaitu Perusahaan Oil and Gas bernama Schlumberger, kemudian dilanjutkan di perusahaan peralatan listrik bernama Schneider serta perusahaan peralatan penerbangan udara bernama IG Technologies hingga lulus menjadi Sarjana Ekonomi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/28102020_dyah-kartika-rini.jpg)