Breaking News
Jumat, 17 April 2026

Infeksi Harian Terus Meningkat, Covid-19 di Jepang Telah Menembus 100.000 Kasus

Total kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Jepang menembus angka 100.000 pada Kamis (29/10/2020). Kasus telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

AFP
COVID-19 - Jepang menduduki puncak 100.000 kasus virus Corona, infeksi setiap harinya terus meningkat. 

Editor: Putri Larasati Anggiawan

TRIBUNBATAM.id, TOKYO - Total kasus Covid-19 yang dikonfirmasi di Jepang menembus angka 100.000 pada Kamis (29/10/2020), kata penyiar publik NHK.

Ketika jumlah infeksi harian Covid-19 di Jepang telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Jumlah orang yang terinfeksi virus Corona di Jepang telah mencapai 100.516 kasus.

Termasuk mereka yang tertular virus di atas kapal pesiar Diamond Princess awal tahun ini, setelah 809 orang baru dinyatakan positif, kata NHK.

"Jumlah orang yang baru terinfeksi sebagian besar datar sebelumnya, tetapi terus meningkat sejak (awal) Oktober," kata Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Naoki Okada pada konferensi pers reguler.

"Seperti yang dikatakan Perdana Menteri (Yoshihide) Suga dalam pidato kebijakannya, kita perlu menghindari jenis ledakan yang terlihat di beberapa negara lain apapun yang terjadi," tambahnya.

Baca juga: Timnas U19 Akan TC di Belanda, Jepang, Korea, Ujicoba Pemain Keturunan Baru, STY: Kalau Dia Mau

Jepang belum mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang sama seperti yang terlihat di Eropa dan Amerika Serikat.

Suga mengatakan dia bertekad untuk mengadakan Olimpiade Tokyo tahun depan.

Setelah pertandingan sempat ditunda selama setahun karena pandemi Covid-19.

Jepang dan Korea Selatan Akan Buka Kembali Perjalanan Bisnis di Tengah Pembatasan Covid-19

Jepang dan Korea Selatan kemungkinan akan sepakat untuk memulai kembali perjalanan bisnis jangka pendek dan panjang antara kedua negara dalam minggu ini.

Nikkei melaporkan, dalam sebuah langkah yang bertujuan untuk membantu ekonomi mereka setelah pembatasan perjalanan karena pandemi Covid-19.

Pengunjung jangka pendek tidak perlu karantina jika mereka menunjukkan bukti tes virus Corona negatif.

Kemudiam memberikan rencana perjalanan saat masuk, harian Jepang melaporkan pada Senin (5/10/2020), mengutip sumber pemerintah yang tidak disebutkan dari kedua belah pihak.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved