Senin, 13 April 2026

Kontroversi Emmanuel Macron, Presiden Prancis Sebut Islam Teroris Hingga Karikatur Nabi Muhammad SAW

Sebelumnya, Macron mengatakan tak akan melarang pencetakan karikatur Nabi Muhammad SAW, yang sempat menimbulkan kontroversi, Kamis (22/10/2020)

AFP PHOTO / Patrick KOVARIK
Presiden Perancis Emmanuel Macron 

Editor: Anne Maria

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Presiden Perancis Emmanuel Macron jadi sorotan dunia.

Ia menjadi perbincangan publik lantaran pernyataannya yang kontroversi.

Pernyataan Emmanuel Macron dinilai menghina agama Islam.

Ia dianggap menyudutkan umat Islam dan Nabi Muhammad SAW.

Lalu, seperti apa pernyataan kontroversial Emmanuel Macron tersebut hingga membuat penduduk penganut agama Islam murka?

Menurut Emmanuel Macron hal itu merupakan bagian dari kebebasan dalam berekspresi.

Baca juga: Dikecam karena Hina Islam, Ini Profil Lengkap Emmanuel Macron, Presiden Prancis Termuda

Tak ayal pernyataan itu menimbulkan kemarahan di dunia Islam dan juga banyak warga Arab.

Pasalnya, gambar Nabi Muhammad SAW merupakan sesuatu yang dilarang keras di agama Islam.

Selain itu, Emmanuel Macron juga menyebut Islam teroris, setelah adanya pemenggalan seorang guru sejarah di Paris.

Guru bernama Samuel Paty itu dipenggal beberapa hari setelah diskusikan dan perlihatkan gambar yang disebut sebagai Nabi Muhammad SAW.

Sang presiden berkata guru itu, Samuel Paty, "dibunuh karena para Islamis menginginkan masa depan kami", tetapi Prancis "tidak akan menyerahkan kartun kami".

Penggambaran Nabi Muhammad dapat sangat menyinggung bagi umat Islam karena tradisi Islam secara eksplisit melarang gambar Muhammad dan Allah.

Namun sekularisme negara - atau laïcité - adalah pusat identitas nasional Prancis.

tribunnews
Pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macron dinilai telah menghina agama Islam dan Nabi Muhammad SAW. (Dok AFP/Intisari)

Membatasi kebebasan berekspresi untuk melindungi perasaan satu komunitas tertentu, menurut negara, merusak persatuan.

Pada hari Minggu, Macron menegaskan kembali pembelaannya terhadap nilai-nilai Prancis dalam sebuah twit yang berbunyi: "Kami tidak akan menyerah, selamanya."

Kemarahan Pemimpin

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved