LIGA INGGRIS
Penyebaran Virus Tak Terkendali, Inggris Berlakukan Lockdown, Bagaimana Nasib Liga Inggris?
"Virus menyebar lebih cepat daripada skenario kasus terburuk yang masuk akal dari penasihat ilmiah kami," tutur Perdana Menteri Inggris Boris Johnson
TRIBUNBATAM.id, LONDON - Inggris bersama Austria telah mengumumkan akan memberlakukan lockdown pada November 2020 ini.
Keputusan memberlakukan lockdown setelah upaya pembatasan lokal dianggap tak berhasil mengatasi penularan virus corona di Inggris.
Rumah sakit pun sudah mengirimkan peringatan kalau mereka akan kewalahan dengan penambahan pasien.
"Sekarang adalah waktu untuk mengambil tindakan karena tidak ada alternatif," kata Perdana Menteri Inggris Boris Johnson lewat siaran televisi dari Downing Street, Sabtu (31/10), seperti dikutip AFP.
Lebih lanjut, menurutnya penularan virus corona di Inggris menyebar lebih cepat.
Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Inggris Setelah Chelsea, Man City, Liverpool Menang, Mo Salah 7 Gol
Baca juga: Hasil Liga Inggris Liverpool vs West Ham, Mohamed Salah & Diogo Jota Cetak Gol, Liverpool Menang
"Virus menyebar lebih cepat daripada skenario kasus terburuk yang masuk akal dari penasihat ilmiah kami," tutur Johnson.
Pada hari yang sama, pemerintah Austria juga mengumumkan lockdown kedua dan penerapan jam malam hingga akhir November.
Hal ini juga dilakukan untuk menghentikan meroketnya angka infeksi virus corona.
Lockdown dilakukan setelah jumlah hasil tes positif di negara itu melonjak dalam beberapa pekan terakhir, jauh melebihi tingkat yang tercatat pada musim semi.
Pada Jumat, Austria mencapai rekor baru dengan 5.627 kasus infeksi dalam 24 jam.
Angka pada Sabtu mencapai 5.439 kasus.
Padahal pada awal Oktober, tingkat infeksi baru per hari hanya dikisaran 1.000.
Baca juga: Hasil Liga Inggris Burnley vs Chelsea, Mendy Clean Sheet, Ziyech & Werner Cetak Gol, Chelsea Menang
Baca juga: Hasil, Klasemen, Top Skor Liga Italia Setelah Atalanta Menang, Inter Milan Seri, Ibrahimovic 6 Gol
Lalu bagaimana dengan nasib industri sepakbola?
Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson memastikan Premier League, kasta tertinggi Liga Inggris, tetap berlangsung secara tertutup.
"Saya bisa mengatakan 'ya' untuk Premier League," ujar Boris Johnson saat ditanya apakah Premier League tetap dilanjutkan atau tidak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/premier-league-liga-inggris-musim-2020-2021.jpg)