TRIBUN WIKI
Kilas Balik Sejarah Berdirinya Burger King hingga Miliki Ribuan Outlet di Seluruh Dunia
Restoran cepat saji Burger King baru-baru ini menyita perhatian masyarakat lantaran aksi solidaritas yang dilakukannya.
Dilihat sejarahnya, Burger King pertama kali hadir di Indonesia pada tahun 1980-an dan sempat tutup pada tahun 1998 setelah terkena dampak krisis moneter.
Pada April 2007, Burger King kembali hadir di Indonesia dan mulai dioperasikan oleh Grup MAP.
Laporan keuangan MAPI per Juni 2020 mencatat, PT Samsonite Indonesia, PT Dom Pizza Indonesia (Domino's Pizza) dan PT Sari Burger Indonesia merupakan entitas asosiasi.
Porsi kepemilikan MAPI atas investasi di Sari Burger per Juni 2020 mencapai 33,52%, dengan nilai Rp 86,62 miliar.
MAPI mulai beroperasi secara komersial pada tahun 1995. Saat ini, kegiatan perusahaan terutama dalam bidang perdagangan eceran pakaian, sepatu, aksesoris, tas dan peralatan olahraga di lebih dari 2.000 toko/outlet yang berlokasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, Batam, Manado dan kota-kota lainnya di Indonesia.
Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha (Grup) Mitra Adiperkasa.
Pemegang saham mayoritas Perusahaan adalah PT Satya Mulia Gema Gemilang.
Baca juga: Terbesar di Bintan, Begini Sejarah dan Keunikan Arsitektur Masjid Raya Baitul Makmur
Burger King dan McDonald's
Pandemi Covid-19 dan resesi ekonomi yang membayangi sejumlah negara di tahun 2020, perusahaan makanan cepat saji Burger King ikut terkena dampaknya.
Namun, di tengah kesulitan pendapatan profit, Burger King justru secara terang-terangan mengajak konsumen untuk membeli produk perusahaan lain, termasuk kompetitornya McDonald's.
Dalam unggahan di akun Instagram @burgerking.id yang diberi judul Pesanlah dari McDonald's, perusahaan tersebut meminta masyarakat untuk memesan makanan dari gerai lainnya. Tidak hanya McDonald's, tetapi juga pesaing lain seperti Flip Burger, Carl's Jr, Wendy's, Klenger Burger, KFC, CFC, Domino's Pizza, Pizza Hut, dan lainnya hingga warteg.
"Tidak pernah terpikirkan oleh kami untuk meminta Anda melakukan ini, tapi semua restoran yang memiliki beribu karyawan membutuhkan pertolongan Anda saat ini," demikian yang tertulis di unggahan yang di-upload pada Selasa (3/11/2020) malam.
Tim Burger King Indonesia berpesan jika masyarakat ingin membantu, maka dapat memesan makanan melalui pesan antar, takeaway, dan drive-thru.
"Menikmati Whopper [produk Burger King] pilihan yang terbaik, namun memesan Big Mac [produk McDonald's] juga tidak ada salahnya," tambah Burger King.
Tak hanya di Indonesia, ajakan serupa juga dilakukan oleh Burer King di Inggris, Prancis, dan di negara lain.
Ketika Burger King Inggris dan Indonesia menarik rasa solidaritas dengan industri makanan yang lebih luas, Burger King yang beroperasi di Amerika Utara mengambil pendekatan yang lebih konfrontatif untuk promosi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bkbkbkkbkb.jpg)