Breaking News:

BATAM TERKINI

PENEMUAN MAYAT DI BATAM - Belum Ada Keluarga Melapor, Jenazah Mr X Bakal Segera Diotopsi

Hingga saat ini belum ada keluarga atau kerabat Mr X yang mengonfirmasi mengenal jenazah yang ditemukan di TPA Punggur kecamatan Nongsa itu.

Penulis: | Editor: Tri Indaryani
TRIBUNBATAM.ID/ALAMUDIN
OLAH TKP - Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penemuan mayat Mr X di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Punggur, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepri, Kamis (5/11/2020) sore. 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kasus penemuan mayat Mr X di tempat pembuangan akhir (TPA) Punggur, kelurahan Kabil, kecamatan Nongsa Kota Batam sudah hampir lebih dari seminggu lamanya.

Kepolisian saat ini juga sudah tengah melakukan pemeriksaan pihak terkait untuk proses pengungkapan kasus kematian Mr X yang dibuang jenazahnya di TPA Punggur kota Batam.

Hingga saat ini belum ada keluarga atau kerabat Mr X yang mengonfirmasi mengenal jenazah yang ditemukan di TPA Punggur kecamatan Nongsa itu.

Direktur reserse kriminal umum Polda Kombes Pol Arie Dharmanto mengatakan jenazah Mr X akan dilakukan otopsi untuk memastikan kematiannya.

"Akan dilakukan otopsi terhadap jenazah Mr X," ujar Arie pada Sabtu (7/11/2020)

Menurutnya proses otopsi jenazah untuk menguatkan hasil penyelidikan pihaknya dan penyebab kematian Terhadap Mr X.

"Hal itu sesuai dengan aturan yang ada," ujarnya.

Baca juga: Misteri Mayat Mr X TPA Batam Tersingkap, Pelaku Lebih 1 Orang, Polisi Kantongi Asal Truk Pengangkut!

Seperti diketahui dasar hukum kepolisian bisa melakukan autopsi tertuang dalam Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Visum et Repertum merupakan keterangan yang dibuat dokter atas permintaan penyidik berwewenang, mengenai hasil pemeriksaan medis terhadap manusia, hidup maupun mati, ataupun bagian/diduga bagian tubuh manusia, berdasarkan keilmuan, dan di bawah sumpah untuk kepentingan peradilan.

Dalam Pasal 120 KUHAP disebutkan dalam hal penyidik menganggap perlu, ia dapat minta pendapat orang ahli atau orang yang memiliki keahlian khusus melakukan visum. Ketentuan ini diperjelas dengan Pasal 133 KUHAP.

Halaman
12
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved