Curi Popok Buat Anaknya, Pria 21 Tahun Babak Belur Dihajar Massa
Kapolsek Paiton AKP Noer Choiri menceritakan, kejadian ini bermula saat sang istri memberi tahu pelaku bahwa popok anak mereka yang berumur tiga bulan
TRIBUNBATAM.id |Probolinggo - Seorang pria babak belur dihajar oleh warga karena ketahuan mencuri popok anak.
Diketahui, pria ini memang mencuri disebuah swalayan.
Popok tersebut akan digunakannya untuk kebutuhan anaknya.
Seorang pria berinisial AS (21) nekat mencuri popok bayi di toko swalayan.
Baca juga: Daftar Game dan Harga Belinya untuk Platform PlayStation 5, Sudah bisa Dipesan Sekarang
Baca juga: Tiga Pasangan Tanpa Ikatan Ditangkap Petugas Gabungan di Dalam Hotel saat Razia
Baca juga: Sejumlah Kasus Penangkapan Teroris di Batam, Ada yang Hendak Hancurkan Singapura
Warga Desa Sumberan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo tersebut nekat mencuri lantaran mengetahui sang anak kehabisan popok.
Sementara, dirinya tak punya uang karena tidak bekerja.
Kapolsek Paiton AKP Noer Choiri menceritakan, kejadian ini bermula saat sang istri memberi tahu pelaku bahwa popok anak mereka yang berumur tiga bulan habis.
AS pun pergi ke toko swalayan yang terletak di Desa Jabung Sisir, Kecamatan Paiton, pukul 11.30 WIB pada Sabtu (7/11/2020).
Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), AS masuk dengan berpura-pura seperti seorang pembeli biasa.
Baca juga: Jelang Sule dan Nathalie Holscher Menikah, Pihak Keluarga Lina Jubaedah Sampaikan Pesan
Baca juga: Mandiri dan Kaya, Inilah Daftar Bisnis yang Dimiliki Gisel, Kafe hingga Kosmetik
Setelah mondar-mandir di dalam swalayan tersebut, dan mengira situasi sudah aman, ia pun memasukkan popok bayi seharga Rp 18.000 ke dalam jaket yang dikenakannya.
IF, seorang karyawan swalayan tersebut curiga pada saat pelaku mondar-mandir di dalam toko swalayan.
Setelah terus mengawasi ternyata kecurigaannya benar.
Ia melihat AS memasukkan popok bayi ke dalam jaketnya.
IF pun melaporkannya pada atasannya.
"Saat IF melapor ke atasan, pelaku kabur naik motor."
"Pelaku diteriaki maling dan banyak yang ngejar," kata Choiri, saat dihubungi Kompas.com, Minggu (8/11/2020).
Warga sekitar yang mendengar teriakan bahwa ada maling langsung sigap ikut mengejar.
Kebetulan pada saat itu ada anggota polsek yang berpatroli dan mengetahui hal tersebut.
"Karena ini di jalan Pantura, banyak yang menyangka bahwa ia adalah maling sepeda motor makanya banyak yang mengejar," ujar Choiri.
Warga terus mengejar pelaku hingga ia berhenti di kebun jagung di Desa Sidodadi, Paiton.
AS meninggalkan motornya, lalu masuk ke kebun tersebut.
Namun, AS tak bisa menghindari kejaran warga.
AS ditangkap dan menjadi bulan-bulanan warga yang mencuat emosinya hingga babak belur.
Polisi kemudian memanggil pihak swalayan dan orang tua pelaku ke Mapolsek Paiton.
"Kedua belah pihak sepakat damai," tutur kapolsek.
AS, lanjut Choiri, mengaku menyesal dan bersalah.
Pelaku membuat surat pernyataan dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tak Bekerja, Pria Ini Nekat Curi Popok Bayi untuk Bayinya, Pelaku Babak Belur Diamuk Warga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/pelaku-perampokan-di-borgol_20180724_172412.jpg)