TERORIS DI BATAM
Sejumlah Kasus Penangkapan Teroris di Batam, Ada yang Hendak Hancurkan Singapura
Sejumlah lokasi dan warga yang terlibat dalam jaringan Khotibah Gonggong Rebus ditangkap Polisi dari Densus 88.
TRIBUNBATAM.id |BATAM - Penangkapan Teroris di Kota Batam diketahui bukanlah hal yang baru terjadi.
Beberapa tahun lalu, penangkapan yang sama juga sempat menghebohkan kota Batam.
Pasalnya sejumlah lokasi di Batam digrebek tim Densus 88 terkait aksi teroris.
Ada di sejumlah tempat berbeda, termasuk jaringan Khotibah Gonggong rebus yang dahulu berencana akan menghancurkan Singapura.
Beruntung tim Densus 88 Anti teror bekerja dengan cepat.
Sejumlah lokasi dan warga yang terlibat dalam jaringan Khotibah Gonggong Rebus ditangkap Polisi dari Densus 88.
Ini sejumlah rangguman Brita Tribunbatam.id terkait aksi teroris di Kota Batam.
Jaringan Gonggong Rebus 2016
Penangkapan Leo Hutajulu (LH) (24) pada Sabtu (3/9/2016) di warnet Maxxis Batuaji, Batam, diduga terkait dengan jaringan Khatibah Gonggong Rebus (KGR).
Hal tersebut disampaikan langsung Kapolda Kepri Brigjen Pol Sam Budigustian, Senin (5/9/2016) saat ekspos perkara di Mapolda Kepri, Nongsa.
"Tim Densus telah menangkap satu orang tersangka yang dididuga memiliki keterkaitan dengan KGR pimpinan Gigih Rahmat Dewa," ujar dia.
Sam melanjutkan LH, ditangkap pada pukul 10.45 WIB pada hari itu.
Menurutnya LH berperan membantu menyembunyikan DPO teroris Dony Uigur dan bersama kelompok GRD menerima dana dari ETIM.
ETIM merupakan East Turkistan Islamic Movement yang digunakan sebagai biaya kebutuhan hidup WNA Uigur.
Selain itu bersama GRD melakukan latihan Id dad (latihan menggunakan senjata) dan bersama GRD akan merencanakan penyerangan ke Marina Bay.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/tim-gegana-dari-satuan-brimob-polda-kepri-bersama-densus-88-teroris-di-batam_20160805_140752.jpg)