Jumat, 29 Mei 2026

NEWS VIDEO

VIDEO Virus Corona di Batam, Berikut Penjelasan Dinkes Batam, Bapelkes Batam & BTKL-PP Kelas I Batam

Dinkes Batam, Bapelkes Batam dan Kepala BTKL-PP Kelas i Batam mengungkap data dan pola penyebaran virus Corona di Batam pada News Webilog Tribun Batam

Tayang: | Diperbarui:
TRIBUNBATAM.id/SON
VIRUS CORONA DI BATAM - Ilustrasi virus Corona di Batam. Kasus positif virus Corona di Batam cenderung meningkat setiap harinya. 

Editor: Septyan Mulia Rohman

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Perkembangan kasus positif virus Corona di Batam cenderung meningkat setiap harinya

Dalam beberapa pekan ke belakang, tren perkembangan kasus Covid-19 di Batam kian naik.

Untuk Provinsi Kepri saja, angkanya sudah menembus 3.158 kasus terkonfirmasi Covid-19 hingga 8 Maret 2020.

Kota Batam masih menjadi penyumbang kasus Covid-19 terbanyak di Kepri.

Melihat fenomena tersebut, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Batam, dr. Ratna mengatakan bahwa perkembangan kasus Covid-19 cenderung naik sejak dua pekan lalu.

Bukan dari klaster karyawan swasta, kasus tersebut justru tercatat berasal dari penularan keluarga.

"Saat ini cenderung meningkat dari keluarga. Dalam satu keluarga orangtua misalnya terpapar Covid-19, lalu menularkan pada sanak ataupun keluarganya yang berkontak langsung dengan dirinya," ucapnya dalam siaran News Webilog Tribun Batam, Senin (9/11/2020).

Ia memaparkan bahwa meningkatnya perkembangan kasus dari klaster keluarga disebabkan oleh minimnya tingkat kedisiplinan anggota keluarga dalam mentaati protokol kesehatan.

"Penyebabnya karena kurang disiplin. Mungkin selama ini sudah memiliki gejala namun tidak cepat diperiksa dan berobat.

Hingga akhirnya menularkan kepada keluarga. Bahkan di pusat perbelanjaan masih ada juga yang mengenakan masker dengan tidak benar, alias maskernya diletakkan didagu ataupun menggunakan masker dengan bahan yang tidak representatif.

Hingga kurangnya kedisiplinan dalam mencuci tangan dan berjaga jarak," tuturnya.

Meski klaster karyawan swasta sempat membludak, dr. Ratna mengatakan saat ini tren perkembangan dari klaster tersebut cenderung menurun

"Dari klaster perusahaan justru mulai menurun. Tidak seperti beberapa waktu lalu. Saat ini hanya beberapa yang sedang dirawat," jelasnya.

Menurutnya, kondisi pasien berdasarkan gejala, menentukan tempat dirawatnya pasien tersebut. Pasien yang memiliki gejala ringan akan ditempatkan di RSKI Covid-19 Galang.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved