BATAM TERKINI
Konsesi ATB Berakhir, Plh Kepala BP Batam Titip Pengelolaan Air Batam ke PT Moya Indonesia
Persoalan mati air diakui Plh Kepala BP Batam jadi hal yang harus diperhatikan PT Moya Indonesia dalam mengelola air di Kota Batam.
Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pelaksana harian atau Plh Kepala BP Batam Purwiyanto menitip pengelolaan air Kota Batam ke PT Moya Indonesia.
Karena mulai tanggal 15 November 2020 tepat pukul 00.00 WIB, sistem pengelolaan air di Batam yang semula dikelola PT Adhya Tirta Batam akan beralih untuk 6 bulan lamanya.
Purwiyanto sangat menekankan, agar pelayanan dan distribusi air di Batam tidak terkendala, serta dapat mengalir secara merata.
Permasalahan mati air adalah hal yang harus selalu diperhatikan oleh operator, yakni PT Moya Indonesia.
"Setelah 25 tahun dikelola dengan baik oleh PT ATB, saya titip ke PT Moya. Kami harap agar pelayanan ke depan tidak terganggu.
Poin pentingnya, pihak selanjutnya harus bisa menjaga bahkan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat," ujar Purwiyanto, Jumat (13/11/2020).
Deputi 6 Kemenko Perekonomian, Wahyu Utomo menjelaskan, pemenuhan air bersih sangat penting di Kota Batam, sebab Batam diharapkan menjadi lokomotif dalam investasi nasional.
Dengan demikian, mewakili Menko Perekonomian, Wahyu menegaskan agar penyediaan pelayanan air minum di Batam jangan sampai ada gangguan.
Untuk itu, selama enam bulan ini, pihaknya sangat berharap kepada kinerja PT Moya Indonesia.
"Kami berharap Moya dapat memberi lebih baik lagi. Kita harus mengakui, bahwa mereka sudah cukup berpengalaman dalam pengelolaan air," tambah Wahyu.
Penandatanganan pengakhiran konsesi dan serah terima aset sebelumnya telah dilaksanakan di Gedung Marketing Center BP Batam, oleh pihak PT ATB dan BP Batam, Jumat (13/11/2020).
Persiapan PT Moya Indonesia
Besok, Sabtu 14 November 2020, PT Moya Indonesia akan mulai mengelola air bersih di Batam menggantikan PT ATB setelah konsesi dengan BP Batam berakhir.
Menjelang pengelolaan air selama masa transisi itu, PT Moya Indonesia telah melakukan sejumlah persiapan.
Direktur Utama PT Moya SPAM Batam, Sutedi Raharjo menyatakan, persiapan-persiapan menuju ambil alih pengelolaan SPAM telah dilakukan sejak Oktober 2020 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/13112020konsesi-atb.jpg)