Rabu, 22 April 2026

Fakta Mengejutkan Pencopotan Kapolda Metro, IPW Singgung 'Geng Solo' Cium Dugaan Bursa Kapolri

Analisis mengejutkan diutarakan Ketua Presidium Indonesia Police Watch ( IPW ) Neta S Pane, atas pencopotan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana

Tribunnews.com
Fakta Mengejutkan Pencopotan Kapolda Metro, IPW Singgung 'Geng Solo' Cium Dugaan Bursa Kapolri. Kolase foto Irjen Pol Nana Sudjana (kiri) dan Irjen Pol Rudy Sufahriadi (kanan) 

Fakta Mengejutkan Pencopotan Kapolda Metro, IPW Singgung 'Geng Solo' Cium Dugaan Bursa Kapolri

TRIBUNBATAM.ID - Analisis mengejutkan diutarakan Ketua Presidium Indonesia Police Watch ( IPW ) Neta S Pane, atas pencopotan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana.

Berbeda dari persepsi publik yang beredar, bahwa pencopotan Irjen Nana Sudjana menurut IPW tidak terkait ketidakmampuan jenderal bintang dua itu menertipkan keramaian acara Habib Rizieq Shihab.

IPW menduga ada motif lain, yakni bagian dari persaingan bursa calon Kapolri.

Adapun Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis akan memasuki masa pensiun pada Januari 2021.

Nana Sudjana adalah salah satu nama yang digadang-gadang IPW bakal menjadi TB1.

Baca juga: Kerumunan Acara Habib Rizieq Petaka untuk 2 Kapolda! Dua Jenderal Dicopot, Anies Dipanggil Polisi

"Lebih mengkhawatirkan Kapolda Metro ini kan sempat digadang-gadang sebagai calon kuat Kapolri.

Apakah ini bagian dari persaingan menjatuhkan?" ujar Neta saat dihubungi Tribunnews.com, Senin (16/11/2020).

Neta menegaskan IPW melihat dari dua sisi.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana yang dicopot dari jabatannya
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana yang dicopot dari jabatannya (istimewa)

Di satu sisi, pencopotan Nana Sudjana adalah sanksi konsekuensi dari adanya peraturan Kapolri tentang pelarangan pengumpulan massa.

"Di sisi lainnya, IPW melihat ini jangan-jangan bagian dari persaingan bursa calon Kapolri, karena beliau ini 'Geng Solo' yang disebut-sebut calon kuat juga," kata dia.

Neta kemudian menyinggung pihaknya pernah menyebutkan ada delapan jenderal, baik jenderal bintang dua maupun tiga berpeluang menjadi Kapolri.

Baca juga: Irjen M Fadil Imran Jabat Kapolda Metro Jaya, Masuk Bursa Calon Kapolri, Pernah Tugas di Polda Kepri

Geng Solo

Selain Kapolda Metro Jaya, Kapolri Jenderal Idham Azis juga mencopot Irjen Pol Rudy Sufahradi Novianto sebagai Kapolda Jawa Barat.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengatakan, kedua kapolda itu dicopot lantaran tidak melaksanakan perintah terkait pengamanan protokol kesehatan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved