PENANGANAN COVID
Bea Cukai Batam Dukung Pemulihan Ekonomi Wisata Bahari Akibat Covid-19
Bea Cukai Batam bakal memberikan fasilitas impor sementara untuk mendukung pemulihan ekonomi wisata bahari yang lesu akibat pandemi Covid-19.
Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bea Cukai Batam mendorong pemulihan sektor wisata bahari Indonesia dengan memberlakukan adaptasi kebiasaan baru.
Saat Rapat Konsultasi dan Implementasi Peraturan Pemerintah Tentang Clearance CIQP (Customs, Immigration, Quarantine, Port) dan Adaptasi Kebiasaan Baru (New Normal) secara daring, Bea Cukai turut berpartisipasi dalam memberikan fasilitas berupa Impor Sementara Kapal Yacht sesuai dengan ketentuan Impor Sementara Kapal Wisata Asing menurut PMK 261/PMK.04/2015.
Rapat tersebut diadakan oleh Welcome Yacht Community dengan mengundang Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia, operator Yacht dan Kekarantinaan Kesehatan untuk menyamakan pemahaman terkait kebijakan adaptasi kebiasaan baru.
Kepala Kantor Bea Cukai Batam Susila Brata mengatakan Bea Cukai akan membantu penerapan adaptasi baru demi mendongkrak perekonomian Indonesia melalui sektor pariwisata.
"Diharapkan dengan dilaksanakannya Rapat Konsultasi dan Implementasi Peraturan Pemerintah Tentang Clearance CIQP dan Adaptasi Kebiasaan Baru akan semakin merekatkan hubungan kerja sama yang terjalin antara Bea Cukai, agen maupun instansi lain.
Baca juga: MOGE Selundupan dari Singapura Sudah Diserahkan ke Bea Cukai Batam
Baca juga: 2 Calon Penumpang Simpan Sabu di Alat Vital, Diungkap Petugas Bea Cukai di Bandara Hang Nadim Batam
Hal tersebut tentunya bertujuan untuk membangkitkan kembali perekonomian Indonesia di tengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini," ujarnya.
Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini memiliki dampak yang cukup besar terutama terhadap sektor pariwisata.
Hal tersebut memerlukan koordinasi dari berbagai pihak untuk menghasilkan produk kebijakan yang dapat memutar kondisi perekonomian Indonesia baik dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah.
“Diperlukan kebijakan untuk mengantisipasi dampak ekonomi atas penyebaran virus corona.
Salah satunya adalah perubahan untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang diberlakukan di seluruh jenis usaha termasuk jasa pelayanan Kapal Wisata Yacht,” ujar Ketua Welcome Yacht Community, Hellen Sarita de Lima.(TRIBUNBATAM.id/Rebekha Ashari Diana Putri)
Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/bea-cukai-batam-dukung-pemulihan-ekonomi-wisata-bahari-akibat-covid-19.jpg)