KPU Bintan Lakukan Simulasi Pilkada Agar Terhindar Dari Covid-19

Simulasi Pilkada Bintan digelar KPU Bintan di Gedung Olahraga Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Sabtu (21/11).

Penulis: Eko Setiawan | Editor: Eko Setiawan
TribunBatam.id/Istimewa
SIMULASI PILKADA BINTAN - Suasana Simulasi Pilkada Bintan, Sabtu (21/11). 

BINTAN, TRIBUNBINTAN.com - Pemilu ditengah Pandemi Covid 19 menjadi tantangan sendiri bagi anggota KPU Bintan.

Tidak mau keceolongan di hari pencoblosanm KPU Bintan melakukan simulasi pemilihan.

Hal ini dilakukan agar saat hari H masyarakat tidak berkerumunan.

Simulasi Pilkada Bintan digelar KPU Bintan di Gedung Olahraga Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Sabtu (21/11).

Simulasi Pilkada Serentak di Bintan ini, menjadi perhatian tersendiri bagi Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono.

Baca juga: Covid-19 Update in Batam: Recovered Patients Add 42 People, Here are the Details

Baca juga: Petani Dapat uang Disaluran Irigasi, Satu Orang Ada yang Dapat Rp 10 Juta

Dengan menerapkan protokol kesehatan, simulasi Pilbup Bintan ini dilaksanakan dengan tujuan agar semua masyarakat dan petugas paham dan mengerti apa yang harus dilakukan pada saat pencoblosan.

Selain Apri Sujadi dan Roby Kurniawan, terdapat pasangan calon Alias Wello dan Dalmasri Syam di Pilkada Bintan. 

"Kami dari pihak keamanan selalu siap mengamankan Pilkada serentak 2020 agar dapat berjalan dengan lancar dan sehat tentunya dengan mematuhi protokol kesehatan agar dapat mencegah penyebaran Covid-19 pada saat pencoblosan nanti,” ucapnya.

Ketua KPU Bintan Ervina Sari, menambahkan saat ini KPU sudah memasukkan sistem informasi rekapitulasi elektronik (Sirekap) dalam perubahan PKPU Nomor 9 Tahun 2018 tentang rekapitulasi Pilkada 2020.

Dengan mengusulkan peggunaan teknologi informasi dalam proses rekapitulasi nantinya.

SIMULASI PILKADA BINTAN - Suasana Simulasi Pilkada Bintan, Sabtu (21/11).
SIMULASI PILKADA BINTAN - Suasana Simulasi Pilkada Bintan, Sabtu (21/11). (TribunBatam.id/Istimewa)

“Saat ini kami sudah memasukkan system informasi rekapitulasi elektronik dalam perubahan PKPU Nomor 9 Tahun 2018 tentang rekapitulasi Pilkada 2020.

Dengan demikian, kami bisa memastikan pilkada bisa berjalan baik dan sukses,” katanya.

Ervina juga menjelaskan, kegiatan simulasi ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia serta penggunaan aplikasi Sirekap di tingkat TPS, Pelaksanaan Pemungutan Suara ini nantinya akan sama seperti simulasi yang dilaksanakan hari ini.

Di mana nanti semua petugas menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) berupa Masker, sarung tangan dan face shield serta tersedia hand sanitizer guna wajib mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

“Dalam simulasi Pemungutan Suara Pilkada serentak 2020 berbeda dengan pelaksanaan Pilkada Bintan sebelumnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved