PILKADA BATAM
KPU Kerja Ekstra Jelang Pilkada Batam, Kawal Surat Suara dari Pulau Bintan Hingga Gudang Logistik
Komisioner KPU Batam Martius mengungkapkan, surat suara untuk Pilkada Batam tiba di gudang logistik, Sabtu (21/11) malam kemarin.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Komisioner Pemilihan Umum atau KPU Batam kerja ekstra jelang pelaksanaan Pilkada Batam.
Salah satu yang menjadi fokus mereka saat ini terkait logistik seperti surat suara untuk keperluan Pilwako Batam.
Logisitik surat suara pasangan Pilwako Batam diakui komisioner KPU Batam Martius telah tiba di Gudang KPU yang berlokasi di Batuaji, Sabtu (21/11) malam.
Selain pasangan calon petahana, Muhammad Rudi dan Amsakar Achmad, terdapat pasangan calon lain yang akan bertarung di Pilkada Serentak di Batam.
Mereka di antaranya Lukita Dinarsyah Tuwo dan Abdul Basyid.
"Hari ini mulai proses pelipatan," ujar komisioner KPU Batam, Martius, Minggu (22/11/2020).
Martius menjelaskan, proses pengiriman surat suara dikawal ketat anggota TNI/Polri dari Tanjungpinang hingga tiba di Batam.
Ia mengungkapkan, dari Kamis dia sudah berangkat mengawal surat ini dari Tanjungpinang.
Lalu menjemputnya ke Pelabuhan Sri Bintan Pura Kijang, Kabupaten Bintan.
Setelah itu dibawa lagi ke Tanjungpinang karena dari sanalah semua logistik Kabupaten kota didistribusikan.
Tak sampai di situ, ia bersama pengamanan dari aparat TNI/Polri membawa surat suara menyebrang ke Batam menggunakan kapal roro.
"Makanya malam baru sampai, langsung kami drop ke gudang logistik KPU yang di Batuaji," ucap Martius.
Proses pelipatan surat suara telah dimulai pagi ini dengan jumlah 605.260 surat suara.
Menurutnya pelipatan surat suara akan rampung dalam 4 hari mendatang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kpu-kawal-surat-suara-pilkada-batam.jpg)