BATAM TERKINI
Peringatan Dini BMKG Hujan Deras Disertai Angin Kencang dan Petir di Batam
Peringatan dini BMKG terjadi hujan deras disertai petir di wilayah Kepulauan Riau, termasuk Batam, Minggu (22/11/2020) siang.
TRIBUNBATAM.id - Peringatan dini BMKG terjadi hujan deras disertai petir di wilayah Kepulauan Riau, termasuk Batam, Minggu (22/11/2020) siang.
Peringatan dini cuaca wilayah Kepulauan Riau tgl 22 November 2020 pukul 13.45 WIB hingga pukul 16.00 WIB.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada pukul 13.50 WIB di wilayah :
Kota Batam: Galang, Sei Beduk, Sagulung dan sekitarnya,
Kab. Bintan: Gunung Kijang, Taopaya, Mantang, Bintan Pesisir dan sekitarnya,
Kota Tanjungpinang dan sekitarnya,
Kab. Lingga: Senayang, Lingga Utara, Lingga Timur, Lingga dan sekitarnya,
Kab. Natuna: Bunguran Barat, Pulau Tiga dan sekitarnya,
Kab. Anambas: Jemaja, Jemaja Timur, Letung, Siantan Selatan dan sekitarnya.
Kondisi ini diprakirakan dapat berlangsung hingga pukul 16.00 WIB.
Ramalan Cuaca Sepekan Kedepan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan, hampir semua wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan lebat selama sepekan ke depan.
Dikutip dari laman resmi BMKG, Minggu (22/11/2020), potensi cuaca ekstrem ini berlaku mulai 21 hingga 27 November 2020 mendatang.
Deputi Bidang Meteorologi, Guswanto, menjelaskan penyebabnya.
Ia mengatakan, sirkulasi siklonik terpantau di Samudera Hindia barat Bengkulu dan di Laut Jawa selatan Kalimantan.
"Yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di perairan utara Aceh, mulai dari Sumatera Utara hingga perairan barat Bengkulu, di Selat Karimata bagian utara, Papua bagian barat hingga Maluku bagian selatan, serta dari Kalimantan Tengah hingga Selat Karimata bagian selatan," katanya.
Sehingga, Guswanto melanjutkan, kondisi ini dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Hasil analisis BMKG menunjukkan kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam sepekan ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.
"Kondisi tersebut diperkuat oleh aktifnya fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) dan gelombang Rossby Ekuatorial di wilayah Indonesia dalam periode sepekan ke depan," urai Guswanto.
Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memperkirakan dalam periode sepekan ke depan, potensi cuaca ekstrem dan hujan berintensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, bisa terjadi di beberapa wilayah sebagai berikut ini:
- Aceh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/02-01-2020-peringatan-cuaca-ekstrem-bmkg.jpg)