PENANGANAN COVID

Puskesmas Tarempa Kembali Beroperasi, Tutup Sementara Sejak 24 November 2020

Layanan Puskesmas Tarempa ditutup sementara setelah satu pasien positif Covid-19 sempat berobat di fasilitas kesehatan itu.

TribunBatam.id/Rahma Tika
PUSKESMAS TAREMPA - UPT Puskesmas Tarempa, yang terletak di jalan Soekarno Hatta, Batu Tambun, Desa Rintis, Kecamatan Siantan. Fasilitas kesehatan ini kembali melayani masyarakat, setelah ditutup sementara sejak 24 November 2020. 

ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - Layanan kesehatan Puskesmas Tarempa kembali beroperasi setelah tutup hampir satu minggu lamanya.

Layanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang berlokasi di jalan Soekarno-Hatta nomor 16 Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepri ini, sempat berhenti beroperasi sejak 24 November 2020 setelah salah satu pasien positif Covid-19 sempat berobat di sana.

Layanan kesehatan pun, sempat dialihkan ke Puskesmas Sri Tanjung, masih di Kecamatan Siantan.

"Alhamdulillah kami bersyukur Puskemas Tarempa mulai beroperasi pada hari inidan akan melayani masyarakat," ujar Kepala UPT Puskesmas Tarempa, Januardi, Senin (30/11/2020).

Bagi masyarakat yang ingin berobat mulai kini sudah bisa datang ke Puskemas Tarempa.

Penutupan layanan kesehatan sebelumnya tidak hanya terjadi di Puskesmas Tarempa saja.

PUSKESMAS TAREMPA - Petugas UPT Puskesmas Tarempa saat sosialisasi promosi kesehatan menggunakan pengera suara agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona.
PUSKESMAS TAREMPA - Petugas UPT Puskesmas Tarempa saat sosialisasi promosi kesehatan menggunakan pengera suara agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona. (TribunBatam.id/Istimewa)

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Kepulauan Anambas dan puskemas lainnya juga mengalami hal serupa untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Anambas.

Dialihkan Sementara ke Puskesmas Sri Tanjung

Layanan kesehatan di Puskemas Tarempa sempat ditutup sementara.

Fasilitas kesehatan yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta No 16, Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan ditutup sementara setelah mengetahui bahwa pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sempat berkunjung ke Puskemas Tarempa.

Kepala Puskesmas Tarempa, Januardi saat dikonfirmasi membenarkan bahwasanya Puskemas Tarempa ditutup sementara waktu dan akan dialihkan ke lokasi lain.

"Sementara tutup, kami sudah koordinasi dan rencananya mau dialihkan ke Sri Tanjung.

Hanya saja di Sri Tanjung ini banyak sekali administrasinya.

Jadi sekarang belum ada alternatif lain," ujar Kepala Puskesmas Tarempa, Januardi kepada TribunBatam.id, Selasa (24/11/2020).

Penutupan Puskemas Tarempa menurut Januardi untuk mentracing internal.

Sebab salah satu pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 yang di rujuk ke Rumah Sakit Galang sempat berkunjung ke Puskesmas Tarempa, pada Kamis (19/11) lalu.

Baca juga: UPDATE Covid-19 di Lingga, Satu Tenaga Kesehatan RSUD Encik Mariyam Positif Corona

Baca juga: Melawan Corona, Shanghai International Marathon Digelar dengan 9.000 Pelari

PUSKESMAS TAREMPA - Petugas UPT Puskesmas Tarempa saat sosialisasi promosi kesehatan menggunakan pengera suara agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona.
PUSKESMAS TAREMPA - Petugas UPT Puskesmas Tarempa saat sosialisasi promosi kesehatan menggunakan pengera suara agar masyarakat menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona. (TribunBatam.id/Istimewa)

"Kemarin itu dia berobat ke Puskesmas," kata Januardi.

Sementara waktu bagi masyarakat yang ingin berobat ke Puskesmas Tarempa, pihaknya belum mendapatkan alternatif lokasi untuk ditempati saat ini.

"Pengalihan kami ke Sri Tanjung ini kan belum pasti, petugas sudah ada dari pihak Desa ini yang masih belum pasti, mau bagaimana kita belum tahu.

Saya mohon pengertian semuanya, untuk petugas kesehatan kami tetap bekerja di luar gedung," imbuhnya.

Virus Corona di Anambas Serang Kejaksaan

Virus Corona di Anambas menyerang kejaksaan. Dari dua kasus positif Covid-19 di Anambas, di antaranya berstatus PNS di Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Natuna di Tarempa.

Pasien positif berinisial AH (36) nomor 042 ini, memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta, Batam dan Tarempa.

"Dalam 14 hari terakhir, yang bersangkutan punya riwayat perjalanan dinas dari tiba di Tarempa pada 20 November 2020," ungkap Plh Satgas Penanganan Covid-19 Anambas, Sahtiar dalam keterangan yang diterima TribunBatam.id, Minggu (29/11/2020).

Setelah dari Batam, pria 36 tahun itu mengalami demam di UPT Puskesmas Tarempa dan dinyatakan positif Covid-19 setelah dilakukan swab.

Kemudian untuk kasus 043 berinisial AMI (26) merupakan pasien yang melakukan kontak erat dengan pasien 042 AH (36).

"AMI (26) ini tidak ada perjalanan dinas, cuma dia sempat kontak erat dengan pasien 042 dan setelah di swab dia juga positif Covid-19," jelasnya.

Kini keduanya tengah dikarantina mandiri di rumah yang berlokasi di Kecamatan Siantan.(TribunBatam.id/Rahma Tika)

Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google

Sumber: Tribun Batam
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved