Minggu, 26 April 2026

NEWS VIDEO

VIDEO - Tak Mau Bayar 2 Mangkok Bakso, Seorang Tukang Bakso Ditendang Pembeli Hingga Tersungkur

rekaman CCTV seorang pedagang bakso di Mayang, Kotabaru, Kota Jambi, ditendang pria tak dikenal, yang turun dari mobil merah.

TRIBUNBATAM.id - Viral, rekaman CCTV seorang pedagang bakso di Mayang, Kotabaru, Kota Jambi, ditendang pria tak dikenal, yang turun dari mobil merah.

Peristiwa ini terjadi di Mayang Mangurai dekat RSUD Abdul Manap, Kota Jambi.

Setelah berita tersebut viral, netizen ramai-ramai menunjukkan simpati kepada Pak Nasib dan mengutuk perilaku pengendara mobil merah tersebut.

Sebelumnya, inilah kronologi insiden tukang bakso di Mayang ditendang pria tak dikenal sampai terpental.

Pedagang bakso, yang akrab dipanggil Bakso Pak Nasib tersebut harus menahan sakit. Lantaran mendapat perlakuan kasar dari pembelinya, Sabtu (28/11/2020) siang.

Mas Nasib, yang ternyata perantau asal Bandung rela mengadu nasib ke Jambi dengan berdagang bakso keliling tersebut menjelaskan insiden yang dialaminya.

Katanya, kekerasan yang dialaminya tersebut berawal saat laki-laki tersebut membeli baksonya sebanyak 4 porsi, yang akan dimakan di dalam mobil pelaku.

Kemudian, Mas Nasib berinisiatif menggabungkan empat porsi baksonya ke dalam dua mangkuk bakso, dengan porsi yang sama, empat porsi.

"Dia pesannya 4 porsi mas.

Jadi ya saya buat di dua mangkuk tetapi porsinya tetap 4.

Dan harga satu mangkuknya itu Rp10 ribu" kata Mas Nasib, saat ditemui di sekitaran, Jalan Multatuli, Mayang Mangurai, Kotabaru, Rabu (2/12/2020) sore.

Usai mencicipi bakso miliknya, pelaku hanya membayar Mas Nasib sebesar Rp20 ribu, yang seharusnya Rp 40 ribu.

"Saya minta kurangnya, dia langsung marah tidak jelas.

Ngancam bilang jangan macam-macam sama saya, dan dia langsung tendang dada saya," katanya.

Mas Nasib pasrah tidak melakukan perlawanan lantaran statusnya sebagai pendatang dan baru tiga bulan berada di Kota Jambi.

Tidak hanya itu, trauma mendalam juga dialaminya, pasca mendapat perlakuan kasar dari pelaku. Dirinya tidak lagi berani berjualan di lokasi tersebut, yang berlokasi di depan Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved