Usai Dicoret dari Timnas U-19 Indonesia, Serdy Ephy Fano Resmi Dipecat Bhayangkara Solo FC
Bhayangkara Solo FC memecat Serdy Ephy Fano setelah melakukan tindakan indisipliner pada Kamis (3/12/2020).
Editor Danang Setiawan
TRIBUNBATAM.id - Lengkap sudah kasus yang dialami Serdy Ephy Fano, pemain muda kelahiran asal Jailolo, Ternate, Maluku Utara.
Usai dirinya dicoret dari Timnas U-19 Indonesia karena tindakan indisipliner, kini Serdy Ephy Fano mengalami hal serupa bersama Bhayangkara Solo FC.
Bhayangkara Solo FC memecat Serdy Ephy Fano setelah melakukan tindakan indisipliner pada Kamis (3/12/2020).
Tak hanya itu, bahkan Kamis (3/12/2020) beredar sebuah video yang memperlihatkan mantan pemain timnas U-19 Indonesia, Serdy Ephy Fano dan Mochamad Yudha Febrian (Barito Putera) sedang dugem.
Dengan viralnya video tersebut pun membuat manajemen Bhanyangkara Solo FC langsung mengelar rapat bersama.
Baca juga: Shin Tae-yong Coret Dua Pemain Timnas U-19 Indonesia, Tindakan Indisipliner Terekam CCTV
Baca juga: Shin Tae-yong Kembali Panggil 4 Pemain yang Pernah Dicoret dari Timnas U-19 Indonesia, Siapa Mereka?

Akhirnya, Manajer Bhayangkara Solo FC, AKBP I Nyoman Yogi Hermawan menjelaskan, pihak klub memilih melepas Serdy setelah dinilai melakukan tindakan indisipliner.
Serdy dinilai tidak bisa menjaga nama baik klub, sehingga Bhayangkara Solo FC memilih mengeluarkan pemain tersebut.
"Bhayangkara Solo FC mewajibkan seluruh pemain untuk menjaga attitude dan kedisiplinan baik di dalam dan di luar lapangan," kata I Nyoman Yogi Herman sebagaimana dilansir BolaSport.com dari laman Bhayangkara FC.
Pihak manajemen pun mengatakan bahwa pada dasarnya semua orang pasti pernah membuat kesalahan.
Tetapi dengan dipecatnya Serdy dari Bhayangkara Solo FC pun diharapkan bisa menjadi pelajaran untuk pemain asal Maluku tersebut kedepannya.
"Setiap insan tidak ada yang sempurna, semoga Serdy tetap semangat dan memperbaiki kekurangan sehingga ke depan dia dapat memenuhi cita-citanya menjadi pemain bola profesional yang mampu mengharumkan nama bangsa," ujar Nyoman.
Selain itu, Nyoman pun mengatakan pihak Bhayangkara Solo FC telah memenuhi semua hak-hak pemain berusia 18 tahun tersebut.
Dengan kejadian ini pun, Nyoman berharap Serdy akan lebih baik kedepannya karena ia terbilang masih cukup muda dan tentunya masih ada kesempatan kedepan nantinya.
"Bhayangkara berharap kejadian ini menjadi bahan introspeksi Serdy. Yang bersangkutan pemain bertalenta, umur masih muda dan masih memiliki kesempatan ke depannya," tuturnya.
