Kamis, 16 April 2026

TERUNGKAP Segini Perkiraan Harga Vaksin Corona Sinovac, Bisa Dapat Gratis?

Vaksin corona Sinovac nantinya bakal didistribusikan dengan harga yang cukup terjangkau dan bisa diberikan secara gratis dengan ketentuan tertentu.

SHANGHAI DAILY
SINOVAC - Vaksin corona buatan Sinovac nantinya bakal didistribusikan dengan harga yang cukup terjangkau dan bisa diberikan secara gratis dengan ketentuan tertentu. FOTO: ILUSTRASI 

Editor: Widi Wahyuning Tyas

TRIBUNBATAM.id - Vaksin corona buatan Sinovac nantinya bakal didistribusikan dengan harga yang cukup terjangkau dan bisa diberikan secara gratis dengan ketentuan tertentu.

Sebanyak 1,2 juta vaksin Sinovac memang belum akan didistribusikan secara langsung.

Tengah menjalani pengujian tahap tiga di Bandung, vaksin buatan China itu nantinya akan diprioritaskan untuk golongan tertentu.

Adapun golongan itu adalah para tenaga kesehatan dan aparat negara.

Namun, perkiraan harga vaksin Sinovac telah diungkap oleh pemerintah.

Berapa kira-kira harganya?

Baca juga: Sinovac Telah di Tangan, Sudah Paham Apa Itu Vaksin Corona dan Cara Kerjanya?

Harga vaksin Sinovac

1,2 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Indonesia Minggu (6/12) Malam
1,2 Juta Vaksin Covid-19 Sinovac Tiba di Indonesia Minggu (6/12) Malam (DW INDONESIA)

Terkait harga vaksin Sinovac, pemerintah berencana untuk mendistribusikan vaksin ini dengan harga yang terjangkau.

Hal ini dimaksudkan agar seluruh lapisan masyarakat bisa mendapatkan vaksin secara merata.

"Tentunya pemerintah tidak ingin memberatkan masyarakat," ungkap Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito seperti dikabarkan situs resmi pencegahan Covid-19.

Corporate Secretary PT Bio Farma, Bambang Heriyanto mengatakan jika harga vaksin Covid-19 berada di kisaran Rp200 ribu.

Harga itu masih perkiraan.

Artinya, ada kemungkinan bisa di bawah atau justru lebih tinggi.

“Ini baru kisaran saja, harga bisa di atas atau di bawah nantinya (setelah diperhitungkan secara detail)," kata Bambang Heriyanto.

Lantas, apakah vaksin Sinovac ini memiliki efek samping untuk tubuh?

Baca juga: PROFIL Sinovac, Perusahaan Pembuat Vaksin Corona Pilihan Indonesia, Produksi Sejak 1993

Vaksin Sinovac gratis

Meski dibanderol dengan perkiraan harga sebesar Rp200 ribu, pemerintah juga membuka jalur untuk menggratiskan vaksin ini.

Namun, penyuntikan vaksin gratis tak bisa diberikan sembarangan.

Ada dua jalur program vaksinasi corona yang disiapkan pemerintah yakni:

1. Jalur pemerintah.  

Program vaksinasi ini diberikan secara cuma-cuma alias alias gratis kepa:

- tenaga medis,

- aparat hukum,

- tokoh agama,

- tenaga pendidik,

- apatur pemerintah pusat sampai daerah

- BPJS penerima bantuan subsidi.

2. Jalur mandiri.

Jalur mandiri ini menyasar masyarakat yang berusia 19-59 tahun.

Ada sekitar 57 juta orang sasarannya vaksin corona atau Covid-19 dengan kebutuhan vaksin sekitar 115 juta dosis.

Berbeda dengan program pemerintah yang memberikan vaksin secara gratis, vaksin mandiri ini berbayar.

Baca juga: Cara Beli dan Dapat Vaksin Covid-19 Jalur Mandiri, Ini Syarat yang Harus Disiapkan

Efek Samping Vaksin Sinovac

Setelah melalui banyak proses pengujian, vaksin Sinovac diklaim sangat ampuh dan aman.

Sama seperti produk medis lainnya, vaksin pun memiliki efek samping.

Meski tetap menimbulkan efek samping, namun manfaatnya dinilai jauh lebih besar ketimbang efek samping yang dirasakan.

Menurut penelitian, 95 persen efek samping dari vaksin bersifat ringan dan sementara.

Salah satu yang paling lazim adalah demam.

Demam itu umumnya hanya dirasakan selama 48 jam setelah proses vaksinasi.

Kondisi ini merupakan tanda bahwa vaksin tersebut telah bekerja dan mendorong sistem kekebalan tubuh.

Untuk mengatasi efek samping itu, Anda bisa mengonsumsi cairan lebih banyak agar tubuh tetap terhidrasi.

Atau jika memang cukup mengganggu, Anda juga bisa mengonsumsi obat penurun panas yang dijual di apotek.

Selain efek demam tersebut, menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan, hasil uji tahap 3 vaksin ini tidak menimbulkan efek samping serius.

BPOM terus memonitor proses uji vaksin Sinovac pada suntikan pertama dan suntikan kedua (14 hari setelah suntikan pertama) vaksin.

Uji coba vaksin tersebut sudah diberikan kepada 1.620 relawan.

BPOM akan menerbitkan izin jika tidak ada kendala dalam proses pengamatan usai suntikan kedua.

Baca juga: 1,2 Juta Dosis Vaksin Corona Buatan Sinovac Tiba di Indonesia, Hanya Golongan Ini yang Dapat

(*)

Baca berita lainnya di Google.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved