Breaking News:

PILKADA BATAM

Jumlahnya Berlebih, KPU dan Bawaslu Batam Bakar Ribuan Kertas Suara

Sebanyak 2.638 lembar kertas suara yang berlebih dimusnahkan di gudang bekas gedung Giant, Batuaji, Selasa (8/12/2020)

Penulis: Roma Uly Sianturi | Editor: Tri Indaryani
ISTIMEWA
Sebanyak 2.638 lembar kertas suara yang berlebih dimusnahkan, Selasa (8/12/2020) di gudang bekas gedung Giant, Batuaji Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 2.638 lembar kertas suara yang berlebih dimusnahkan di gudang bekas gedung Giant, Batuaji, Selasa (8/12/2020)

Pemusnahan tersebut dilakukan oleh KPU Batam bersama Bawaslu, serta aparat keamanan yang terdiri dari Yonif, Marinir, Kodim dan Polri yang melakukan inventarisir kertas suara di Pilkada Provinsi Kepri dan Pilkada Batam.

Komisioner Bawaslu Batam, Nopialdi mengatakan, pemusnahan kelebihan kertas suara di Pilkada Batam dan Kepri ini, sudah sesuai dengan Peraturan KPU (PKPU).

Di mana satu hari sebelum pencoblosan, maka sisa kertas suara dari yang ada harus dimusnahkan.

"Hari ini kita hadir bersama KPU Batam serta aparat keamanan yang mengawal kertas suara. Intinya, kami dari Bawaslu Kota Batam sengaja hadir dan memastikan bahwa sisa kertas suara itu dimusnahkan dan sesuai dengan berita acara yang dibuat," ujarnya.

Baca juga: BESOK Amsakar Nyoblos di TPS 014 Perumahan KDA Batam Center

Dari hasil pemeriksaan sebelum dilakukan pemusnahan terdapat perbedaan jumlah dari berita acara yang sebelumnya dengan kondisi kelebihan kertas suara yang dihitung ulang oleh petugas.

Dalam berita acara sebelumnya, jumlah kertas suara kelebihan untuk Pilkada Provinsi Kepri sebanyak 2.595 lembar.

Setelah dihitung dan dicek ternyata jumlahnya 2.638 lembar.

"Begitu juga dengan kertas suara di Pilkada Batam. Yang awalnya 1.315 lembar, namun setelah dicek jumlahnya 1.321 lembar. Kita minta untuk dilakukan perbaikan berita acara. Dan jika sudah diperbaiki, maka KPU dan Bawaslu Kota Batam dan aparat keamanan yang melakukan pemantauan ini secara langsung akan melakukan penandatangan beriata acara yang baru," paparnya.

Ia menambahkan kertas suara yang masuk dalam kategori rusak dari kelebihan surat suara tersebut, lebih kepada rusak secara desain. (Tribunbatam.id / Roma Uly Sianturi)

Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved