PILKADA KEPRI
Soerya Minta Jaga Penghitungan Suara, Isdianto dan Ansar Klaim Menang di Pilkada Kepri 2020
Ini tanggapan masing-masing pasangan calon di Pilkada Kepri terkait hasil quick count Pilkada Kepri 2020
Sedangkan kabupaten Karimun data yang masuk telah mencapai 60 persen dan Insani juga unggul di kabupaten tersebut.
"Mohon doanya kepada seluruh rekan rekan, kita santai saja. Semoga datanya sudah masuk secara utuh untuk dapat kita sampaikan kembali," ujarnya.
Baca juga: Soerya Respationo Tanggapi Hasil Quick Count Pilkada Kepri 2020, Kita Kawal Penghitungan Suara
Sementara itu Isdianto mengatakan proses penghitungan masih berjalan, sehinga siapapun paslon bisa mengklaim kemenangan.
"Kami ucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Kepri," ujar Isdianto.
Isdianto juga menghimbau kepada seluruh pendukung dan masyarakat Kepri agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh dengan isu-isu yang belum tentu kebenarannya.
"Himbauan kepada para pendukung agar tetap tenang dan mengawal proses perhitungan yang belum selesai," ujarnya.
Sementara itu Suryani menambahkan agar semua saksi yang masih terus melakukan pengawasan suara Isdianto-Suryani agar tetap bersemangat.
"Untuk para saksi sampai tingkat kpu harus tetap solid dan tidak lengah karena masih berjalan karena hasil itu ada pada real count bukan quic count," ujarnya.
Suryani menegaskan pihaknya sejauh ini masih optimis bisa menenangkan Pilgub kepri ini.
"Kita tidak mau memberikan klaim dalam proses yang belum selesai ini. tetapi Kami optimis paslon insani menang," ujarnya penuh semangat.
Ansar Marlin Klaim Kemenangan
Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad dan Marlin Agustina, telah mengklaim kemenangannya dalam Pilkada 2020, Rabu (9/12/2020) malam.
Klaim tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Posko Pemenangan Sekretariat Golkar, tepat pukul 19:00 WIB.
Ketua Tim Pemenangan Ansar - Marlin, Ade Angga, menyatakan paslon nomor urut 3 itu sudah hampir pasti akan menang dan klaim itu bukan tanpa alasan.
Ade Angga memaparkan hasil penghitungan suara secara quick count yang diperoleh dari sumber kredibel Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dipimpin oleh Burhanuddin Muhtadi.