Jumat, 1 Mei 2026

PENANGANAN COVID

Berapa Biaya Rapid Test Antigen di Batam? Ini Perkiraan Tarifnya Kata Kadinkes Batam

Kadinkes Batam Didi Kusmarjadi menyebutkan harga rapid test antigen di Batam bervariatif mulai dari harga Rp 275 ribuan

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
TribunBatam.id/Muhammad Ilham
Layanan Rapid Antigen di Bandara Hang Nadim, Senin (21/12/2020). Berapa Biaya Rapid Test Antigen di Batam, Ini Perkiraan Tarifnya Kata Kadinkes Batam 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Selain rapid test antibodi, kini rapid tes antigen menjadi salah satu persyaratan bagi penumpang yang hendak bepergian dari suatu daerah ke daerah lainnya di Indonesia.

Memang, tak semua daerah di Indonesia mewajibkan syarat rapid test antigen. Tergantung kebijakan pemerintah daerahnya.

Beberapa provinsi di Indonesia diketahui telah memberlakukan surat hasil Rapid Test Antigen sebagai syarat kedatangan melalui angkutan darat, air maupun udara.

Baru-baru ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan aturan baru bagi orang yang akan masuk ke ibu kota jelang Natal dan Tahun Baru.

Mulai Jumat (18/12/2020) lalu, masuk ke wilayah Jakarta wajib rapid antigen. Kebijakan ini berlaku hingga Jumat (8/1/2021).

Pengetatan aturan ini bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19.

Selain DKI Jakarta, diketahui ada lima provinsi lainnya yang menerapkan aturan yang sama. Yakni Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Malang, Bali dan Jawa Tengah. 

Hal ini dibeberkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi..

"Gubernur DKI Jakarta sudah mewajibkan rapid antigen. Hal ini berdasarkan surat instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 64 tahun 2020 tentang pelaksanaan pengendalian kegiatan masyarakat dalam pencegahan Covid-19 dimasa libur hari raya natal 2020 dan tahun baru 2021," ujar Didi, Kamis (17/12/2020).

Itu artinya, bagi calon penumpang dari Batam yang hendak ke Jakarta juga wajib membawa hasil rapid test antigen.

Diakuinya ketentuan ini akan divalidasi oleh KKP di Bandara Hang Nadim, jika calon penumpang hendak ke Jakarta lewat Bandara Hang Nadim Batam.

Baca juga: TUNGGU Dievakuasi, 103 Warga Batam Positif Covid-19 Jalani Isolasi Mandiri di Rumah

Bagi masyarakat yang berangkat di tanggal tersebut, maka ketentuan wajib rapid antigen sudah diberlakukan.

Lantas berapa biayanya? Didi menyebutkan harga rapid antigen bervariatif mulai dari harga Rp 275 ribuan.

Sebelum adanya aturan terkait biaya rapid test antigen, Didi menyebut kisaran biayanya.

"Di RS Awal Bros harganya Rp 399 ribu dan Medilab Rp 300 ribu," kata Didi.

Saat ini, untuk rapid tes antigen hanya diberlakukan bagi warga Batam yang ingin keluar dan menuju daerah yang sudah memberlakukan kebijakan wajib tes antigen. Seperti Bali, Jakarta, Yogyakarta, dan Medan.

Apa Itu Rapid Test Antigen?

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengeluarkan aturan mengenai pengetatan jelang liburan Natal dan Tahun Baru. Nantinya masyarakat yang ingin keluar-masuk ibu kota diwajibkan membawa hasil rapid test antigen.

Kebijakan dari pemerintah pusat ini akan berlaku mulai Jumat (18/12) sampai Jumat (8/1) mendatang. Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, kebijakan itu berlaku bagi penumpang pesawat terbang, kapal laut, dan bus.

Pemeriksaannya, kata dia, dilakukan di bandara, pelabuhan, dan terminal di Ibu Kota. “Untuk rapid test antigen itu kan menjadi kebijakan nasional. Artinya penumpang yang akan membeli tiket itu diwajibkan menunjukkan hasil rapid test antigen. Nah, itu mulai tanggal 18 Desember sampai 8 Januari, semuanya wajib disertakan rapid test antigen. Baik itu angkutan udara, angkutan laut, dan darat di terminal bus,” kata Syafrin di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (16/12).

Syafrin mengatakan, sebelumnya kebijakan ini tidak berlaku bagi warga yang ingin keluar-masuk Jakarta melalui jalur darat, laut, maupun udara. Sedangkan angkutan berbasis rel atau kereta api telah memberlakukan kebijakan tersebut sejak beberapa bulan lalu sampai sekarang.

Namun kali ini, seluruh penumpang angkutan umum diwajibkan membawa hasil rapid test antigen. Hal ini diberlakukan untuk mengantisipasi lonjakan Covid-19 akibat libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved