Breaking News:

Varian Baru Covid-19 Ditemukan di Inggris, Apakah Benar Lebih Menular dan Berbahaya? Ini Kata Pakar

Menyangkut persoalan varian baru virus corona yang memicu kekhawatiran masyarakat secara global ini, Pakar Biologi Molekuler, Ahmad Rusdan Handoyo ...

Editor: Lia Sisvita Dinatri
fernando zhiminaicela/Pixabay
Ilustrasi Covid-19 

TRIBUNBATAM.id - Belakangan ini, varian baru Virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 yang ditemukan di London, Inggris kembali menggelisahkan banyak pihak. 

Pada Sabtu, (19/12/2020), Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson mengumumkan pembatasan baru karena munculnya varian baru tersebut. 

Beberapa negara Uni Eropa dan Kanada, melarang atau membatasi beberapa penerbangan dari Inggris untuk mencegah penyebaran yang diduga lebih cepat akibat varian baru ini. 

Lantas, apakah varian baru virus corona ini membuat virus SARS-CoV-2 lebih cepat menginfeksi manusia? 

Menyangkut persoalan varian baru virus corona yang memicu kekhawatiran masyarakat secara global ini, Pakar Biologi Molekuler, Ahmad Rusdan Handoyo Utomo PhD angkat bicara. 

Ia mencoba menjelaskan, apa yang dimaksud dengan ditemukannya varian baru.

Ahmad mengatakan, bahwa melihat dari penjelasan ahli mikrobiologi yaitu Prof Nick Loman di University of Birmingham UK, varian baru virus SARS-CoV-2 ini diberi nama VUI 202012/01. 

"Jadi, VUI adalah varian under investigatin (VUI), jadi variasi ini masih dipelajari," kata Ahmad dalam akun sosial media resmi instagramnya.

Sementara itu, pemberian nama angka 202012/01 tersebut dimaknakan varian baru pertama ini ditemukan pada bulan 12 atau Desember 2020.

Dalam varian ini, ditemukan mutasi asparigine pada pos 501 (N501Y) yang menjadi tirosin pada protein spike.

Baca juga: Imbau Warga Dunia Tidak Panik Soal Temuan Varian Baru Virus Corona, WHO: Itu Hal yang Normal

Baca juga: Singapura jadi Negara Pertama di Asia yang Terima Vaksin Pfizer-BioNTech

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved