Kamis, 7 Mei 2026

BATAM TERKINI

Perdana, Setelah Diresmikan Museum Raja Ali Haji Batam Disambangi 5 Wisnus Asal Jambi

Lima wisnus asal Jambi itu disambut langsung oleh Kadisbudpar Batam Ardiwinata di Museum Raja Ali Haji Batam. Mereka diajak berkeliling museum

Tayang:
Editor: Dewi Haryati
Tribunbatam.id/Istimewa
MUSEUM RAJA ALI HAJI - Kadisbudpar Batam Ardiwinata memaparkan koleksi benda yang ada di Museum Raja Ali Haji Batam kepada lima wisnus asal Jambi, Jumat (25/12/2020) 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Museum Raja Ali Haji Batam baru saja memasukkan dua buah meriam peninggalan zaman penjajahan pada Kamis (24/12/2020) kemarin.

Bertepatan Hari Raya Natal, museum yang diresmikan (soft opening) Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Jumat (18/12/2020) lalu itu disambangi lima wisatawan nusantara (wisnus) asal Jambi, Jumat (25/12/2020).

"Setiba di Batam kita langsung diajak tour guide oleh Riztour Travel ke Museum Raja Ali Haji," ujar Melisa, seorang wisnus asal Jambi yang berkunjung ke Museum Raja Ali Haji, Jumat.

Melisa terlihat antusias saat berkunjung ke museum. Pasalnya rombongan wisnus ini dipandu langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Batam Ardiwinata.

“Luar biasa, kami tersanjung disambut Kadis, kita pikir tour biasa ternyata waw,” ucapnya kagum.

Kepada mereka dijelaskan tentang bangkeng, cogan, meriam yang baru didatangkan dari Belakangpadang.

"Yang paling terkesan, saya juga membaca ada kisah raja mempunyai empat istri. Salah satu istrinya dari Jambi, artinya Batam dan Jambi punya hubungan,” katanya.

Sementara itu, kedatangan wisnus ini merupakan perdana setelah peresmian museum. Mereka disambut Kadisbudpar Batam, Ardiwinata.

Ardi memandu wisnus itu untuk melihat isi Museum Raja Ali Haji yang terdiri dari 14 khazanah itu.

Ardi menyampaikan, museum ini sudah didaftarkan ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama 475 museum lainnya yang ada di seluruh Indonesia.

“Kita berharap museum ini bisa menjadi destinasi wisata budaya di Batam dan media edukasi masyarakat pada umumnya, khususnya para pelajar untuk mengetahui sejarah dan perkembangan Batam dari masa ke masa,” harapnya.

Untuk membangkitkan ekonomi Batam yang terdampak Covid-19, Ardi fokus pada peningkatan destinasi wisata dan budaya.

Dua Meriam Masuk Museum Batam

Diberitakan, setelah diresmikan (soft opening) 18 Desember 2020 kemarin, Museum Raja Ali Haji tampak aktif menambah koleksi-koleksi 14 Khazanah yang ada.

Kali ini Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) tampak terus melengkapi koleksi Museum Raja Ali Haji, yang terbaru adalah dua buah meriam yang didatangkan dari Kecamatan Belakang Padang.

Ardiwinata selaku Kepala Disbudpar Kota Batam, mengatakan, bahwa mereka terus berupaya mengisi Museum agar Grand Opening Museum Raja Ali Haji bisa dilaksanakan secepatnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved