Selasa, 21 April 2026

Pria Lulusan SD jadi Dokter Gadungan, Kelabui Sejumlah Wanita, Ada yang Diajak Ngamar

MG mengatakan sudah hampir satu tahun lamanya menipu sejumlah wanita dengan penampilan menjadi dokter.

Humas Polres Metro Jakarta Pusat
Pria Lulusan SD jadi Dokter Gadungan, Kelabui Sejumlah Wanita, Ada yang Diajak Ngamar 

TRIBUNBATAM.id, JAKARTA - Seorang Pria Lulusan SD jadi Dokter Gadungan, Kelabui Sejumlah Wanita, Ada yang Diajak Ngamar.

Kasus tersebut terungkap setelah dilaporkan oleh wanita yang menjadi korban ke Polres Metro Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Heru Novianto, mengatakan MG ditangkap di rumah kontrakannya yang berada di kawasan Kecamatan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.

"Kami menangkap pelaku di rumah kontrakannya di Cempaka Putih. Di kontrakannya terdapat peralatan-peralatan medis," ungkap Heru.

Dihadapan polisi, pelaku berinisial MG mengakui perbuatannya.

MG mengatakan sudah hampir satu tahun lamanya menipu sejumlah wanita dengan penampilan menjadi dokter.

"Ijazahnya setelah kami cek, hanya ijazah SD. Dokter Palsu ini berhasil menghasut korban dengan membuat obat ini-itu, termasuk obat Covid-19," kata Heru, saat konferensi pers, di Polres Metro Jakarta Pusat, Minggu (27/12/2020).

Aksi dokter palsu tersebut pun terbongkar setelah pelaku menjanjikan akan menikahi pasien pertamanya, FF (28).

Baca juga: Apes, Polisi Gadungan Diciduk saat Apel Anak Anggota Brimob, Curiga Pangkat yang Dikenakan

Baca juga: Anggota KPK Gadungan Ditangkap Polisi saat Makan Soto, Petugas Ungkap Pekerjaan Aslinya

"Adapun yang melaporkan kasusnya ini kepada kami, yakni FF, dia tertipu dari penampilannya (dokter palsu)," jelas Heru.

"Ditambah diberi harapan palsu untuk menikah, tapi tidak jadi," lanjutnya.

Menjadi dokter gadungan, MG menawarkan obat Covid-19 ke sejumlah calon korban.

Meski begitu, obat Covid-19 yang dijual MG pun tidak sesuai standar kesehatan di Indonesia.

"Obatnya jenis yang untuk obat flu dan demam. Ada nama ilmiahnya, tapi yang jelas itu bukan obat Covid-19," ujar Heru.

Uang hasil dari penipuan tersebut pun dipergunakan untuk membeli mobil.

Heru melanjutkan, MG meraup ratusan juta dari penipuan tersebut.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved