BATAM TERKINI
WISATA BATAM - Puncak Beliung, Tempat Piknik Instagramable di Tanjung Riau
Ide pembuatan wisata Puncak Beliung, berawal dari pohon yang ada di bukit selalu diambil oleh warga namun setelah diambil tidak ditanam kembali.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bagi warga Batam, jangan lewatkan tempat piknik seru dan baru di Batam tepatnya di Tanjungriau.
Tempat rekreasi wisata puncak itu dinamai Puncak Beliung.
Bob selaku Kepala Pengelola Puncak Beliung mengatakan, destinasi wisata ini dikelola Kelompok Tani Harapan Kita yang dibimbing langsung Dinas Kehutanan Kota Batam.
Puncak Beliung dibuka oleh pejabat sementara Pjs Syamsul Bahrum beberapa bulan lalu.
"Kemarin dibuka langsung oleh Pjs Syamsul Bahrun sekitar Bulan Agustus kalau tidak salah, jadi wisata ini resmi," ujarnya
Ide pembuatan wisata Puncak Beliung, berawal dari pohon yang ada di bukit selalu diambil oleh warga namun setelah diambil tidak ditanam kembali.
Oleh karenanya, Kelompok Tani Harapan Kita yang dibimbing Dinas Kehutanan Kota Batam, bekerjasama untuk menjaga dan mengelola hutan dengan penyulaman pohon.
Baca juga: JADWAL Kapal dari Pelabuhan Domestik Sekupang Batam, Senin (28/12), Sehari Angkut 3.500 Penumpang
"Ada 40 ribu bibit pohon yang akan ditanam, terdiri dari bibit durian, matoa, petai, jengkol dan banyak lagi, itu semua disediakan oleh Baperdas," ujar Bob kepada Tribunbatam.id, sekira pukul 16.17 WIB, di Puncak Beliung, Tanjung Riau, Batam, Minggu (27/12/2020).
Tujuannya selain tempat wisata, juga sekaligus hutan produktif.
Puncak Beliung ini dibuka setiap hari, tutup pukul 18.00 WIB sore.
"Pengunjung di hari biasa kadang 200 sampai 300 orang, sedangkan Sabtu Minggu kadang tembus sampai 500 orang," terangnya
Bagi pengunjung yang ingin datang, hanya dengan mengeluarkan Rp 10 ribu sudah bisa mendaki ke atas dan melihat pemandangan yang indah dan ciamik.
Ketika berada di atas puncak Puncak Beliung, kita akan dimanjakan dengan pemandangan yang indah, terlihat bangunan yang menjulang tinggi dari Negeri seberang Singapura, laut, kapal, danau, bangunan perumahan serta pepohonan yang terbentang cukup luas.
Pantauan TRIBUNBATAM.id di lokasi wisata, terlihat area parkiran hampir penuh yang dijaga oleh pengelola.
Tampak warga yang berkunjung saling antre untuk menggunakan dan swafoto di beberapa tempat yang sudah ditata dengan baik oleh pengelola, seperti di tangga putih, ayunan, background Puncak Beliung, sayap putih, pintu gerbang, dan banyak lagi lainnya.
Yusril (27) salah satu pengunjung yang datang bersama istrinya mengaku nggak rugi mengeluarkan uang Rp 10 ribu.
"Semua terbayarkan dengan pemandangan di atas sana, selain itu juga kita jadi lebih sehat, soalnya kan ngeluarin keringat saat mendaki ke atas puncak," ujar Yusril kepada TRIBUNBATAM.id, Minggu (27/12/2020)
Selain pemandangan yang terbentang dengan indahnya, ada juga swafoto tambahan, seperti background dengan tulisan Puncak Beliung, sayap berwarna putih, anak tangga, gerbang dengan hiasan bunga, ayunan trampolin, dan banyak lagi lainnya yang instagramable dan kekinian.
Di sana juga terdapat penjual jajanan ringan yang dijual dengan harga yang cukup bersahabat dengan kantong anak muda.
Ria salah satu pengunjung, saat ia ditanya, apakah sering ke Puncak Beliung?
"Sering bang, ini yang keempat kalinya ke sini, soalnya kan meskipun tempat ini belum sepenuhnya selesai, tapi pemandangannya bagus-bagus, senang buat foto-foto," sebutnya.
Selain itu, bagi pengunjung yang datang diwajibkan mengenakan masker.
Kabarnya, di kawasan Puncak Beliung itu akan dibangun jembatan gantung sepanjang 300 meter.
"Nanti jika jadi dibangun, kita akan pecahkan rekor muri untuk di Indonesia, sebagai jembatan gantung terpanjang," pungkas Bob, Kepala Pengelolah Puncak Beliung. (TRIBUNBATAM.ID/Muhammad Ilham)
Baca juga berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/28122020puncak-beliung-batam.jpg)