Breaking News:

Kekayaan Jack Ma Tergerus Rp 155 Triliun Akibat Tekanan Pemerintah China

Taipan dunia Jack Ma kehilangan kekayaan hampir US$ 11 miliar atau setara Rp 155,1 triliun (kurs Rp 14.100) sejak akhir Oktober 2020.

Editor: Agus Tri Harsanto
Ist
Jack Ma kehilangan kekayaan hampir Rp 1515 Triliun setelah bisnis mendapat tekanan dari pemerintah 

TRIBUNBATAM.id - Taipan dunia Jack Ma kehilangan kekayaan hampir US$ 11 miliar atau setara Rp 155,1 triliun (kurs Rp 14.100) sejak akhir Oktober 2020.

Jack Ma kehilangan kekayaan setelah Otoritas China meningkatkan pengawasan terhadap perusahaan miliknya yang juga menjadi raksasa teknologi di Tiongkok.

Otoritas anti monopoli China sedang menelusuri kerajaan bisnis Jack Ma.

Bahkan pemerintah China meminta bos Alibaba Group untuk tidak meninggalkan China sementara waktu ini.

Tekanan bertubi-tubi berlangsung setelah Jack Ma berani terang-terangan mengkritik kebijakan pemerintah.

Melansir laporan reuters, otoritas setempat menyarankan Jack Ma tidak meninggalkan negara tersebut, setelah pemerintah mengumumkan penyelidikan terhadap perusahaan miliknya Alibaba.

Baca juga: Jack Ma Memulai Bisnis dari Nol hingga Sukses, Kini Ditekan setelah Kritik Pemerintah China

Jack Ma yang sering dikaitkan dengan meroketnya sektor internet China, mencapai puncak dengan nilai kekayaan mencapai US$ 61,7 miliar atau setara Rp 869,97 triliun tahun ini dan bersiap untuk mendapatkan kembali gelar orang terkaya di Asia.

Sekarang, dengan kekayaan US$ 50,9 miliar atau setara Rp 717,69 triliun, posisi Jack Ma kini merosot di urutan ke-25 orang terkaya di dunia versi Bloomberg Billionaires Index.

Meskipun salah satu pendiri Alibaba Group Holding Ltd yang kini menjadi perusahaan yang dibidik pemerintah China, Jack Ma bukan satu-satunya yang merasakan tekanan.

Pengawasan pemerintah China yang meningkat memaksa investor memikirkan kembali kepemilikan mereka terhadap saham-saham teknologi China, setelah ledakan permintaan untuk layanan online akibat penguncian karena pandemi Covid-19 tahun ini, telah membuat saham-saham tersebut melonjak.

Halaman
1234
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved