Perantau Mulai Tinggalkan Batam, Pilih Balik Habis: 'Batam Tak Seperti Dulu Lagi'
Sejumlah perantau mulai tinggalkan Batam jelang pergantian tahun. Mereka memilih pulang habis. Menurut mereka, Batam Tak Seperti Dulu Lagi.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Perantau Mulai Tinggalkan Batam, Pilih Balik Habis: 'Batam Tak Seperti Dulu Lagi'
Kota Batam, Provinsi Kepri. Julukan kota industri ini punya magnet tersendiri bagi orang untuk mengadu nasib.
Ada yang sukses, tapi banyak juga yang harus berjuang keras untuk bertahan hidup.
Beragam jargon pun disematkan untuk kota ini.
Momen akhir tahun 2020, jadi penentu sejumlah perantau untuk memutuskan pilihan hidup.
Pilihannya hanya dua, bertahan hidup di Batam, atau kembali ke kampung halaman.
Apalagi sejak kondisi ekonomi Batam yang tertatih dihantam pandemi Covid-19.
Rosita misalnya. Akhir tahun 2020 merupakan perpisahannya dengan Batam setelah 4 tahun lamanya merantau.
Ia memutuskan untuk pulang kampung ke Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggunakan kapal Pelni dari Pelabuhan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepri, Rabu (30/12).
Wanita 23 tahun itu membawa dua anaknya.
Sang Suami tidak ikut pulang kampung bersamanya.
Mereka berdua memutuskan untuk sementara berpisah jarak dan waktu.
Rosita memilih berada di Flores bersama anak-anaknya. Sementara Sang Suami untuk sementara ini masih menetap di Batam.
Selama menikah, pasangan suami istri ini dikaruniai tiga orang anak.
Anak pertama mereka dititipkan di kampung. Sementara anak kedua dan ketiga bersama mereka di Batam.
Baca juga: Kisah Perantau Cari Kerja di Batam hingga Pilih Balik ke Medan, Mungkin Saya Tak ke Batam Lagi
Baca juga: Kisah Rahayu Perantau Asal Yogyakarta, Bertahan Hidup Jadi PKL di Batam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/30122020km-kelud-padati-pelabuhan-batuampar.jpg)