Hujan Lebat di Tanjungpinang, Warga Pilih Mengungsi ke Masjid, Rumah Kena Banjir
Sejumlah warga Tanjungpinang pilih mengungsi ke masjid karena rumahnya kena banjir. Ada beberapa rumah lainnya rusak akibat longsor
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Hujan lebat tanpa berhenti melanda wilayah Tanjungpinang selama 1-2 Desember 2021.
Akibatnya genangan air terjadi di mana-mana. Bahkan di beberapa daerah, banjir mengepung perumahan warga.
Devi Arisandi, seorang warga Batu 7 mengaku rumahnya digenangi air sejak Jumat (1/1/2021).
"Cedok air sampai besok," ucap Devi kepada Tribunbatam.id, Sabtu (2/1/2021).
Menurut Devi, hujan semakin lebat dan genangan air pun semakin tinggi. Keluarganya memutuskan untuk mengungsi ke masjid terdekat.
Selain keluarga Devi, ternyata sejumlah warga lainnya juga sudah berkumpul di masjid tersebut.
"Masjid tidak tergenang air. Jadi kami mengungsi di sini," ungkap Devi.
Beberapa meter dari rumah Devi, air sudah menenggelamkan beberapa rumah.
Lokasinya persis berada di bawah Perumahan Gesya, dekat sungai yang bermuara ke laut.
"Rumah kakak sudah tenggelam di sana," kata Devi.
Di Batu 12 arah Tanjunguban, warga, Sintya Ningsih juga mengeluhkan hal yang sama.
Sejak Jumat (1/1/2021) malam, Ketua RT dan RW di daerahnya panik dan waspada.
Mereka mengingatkan warga agar berhati-hati. Sebab genangan air di daerah itu semakin tinggi.
"Tanah di belakang rumah juga hampir longsor," ucap Sintya.
Wanita yang bekerja di Kantor Gubernur Kepri ini mengatakan, hujan terus mengguyur wilayah Tanjungpinang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0201rumah-warga-terendam-air-di-tanjungpinang.jpg)