Hardiono Lepaskan 350 Ekor Tukik di Pantai Marquez Lingga
Guna pelestarian tukik atau anak penyu, pengusaha kawasan wisata Pantai Marquez lepaskan 350 ekor tukik di kawasan wisata, Pantai Marquez
Penulis: Febriyuanda | Editor: Agus Tri Harsanto
LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Guna pelestarian tukik atau anak penyu, pengusaha kawasan wisata Pantai Marquez lepaskan 350 ekor tukik di kawasan wisata, Pantai Marquez, Desa Lanjut, Kecamatan Singkep Pesisir, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau Minggu (3/1/2021).
Kegiatan yang terbuka untuk umum itu dimulai sekira pukul 17.00 WIB.
Terlihat pengunjung begitu antusia melepaskan tukik tersebut, baik dari kalangan anak-anak, remaja, maupun kalangan dewasa.
Dari pantauan TRIBUNBATAM.id, para pengunjung yang hadir sudah sejak pukul 16.00 WIB, sekalian mengisi liburan seperti makan-makan, main pasir, maupun berenang, karena saat itu ombak dan angin sedang tenang, ditambah lagi cuaca yang sangat mendukung.
Pengusaha kawasan wisata Pantai Marquez, Hardiono mengatakan, pelepasan 350 ekor tukik dari jenis tukik penyu sisik.
“Penyu tersebut memang bertelur di sekitar Pantai Marquez, dari ujung tanjung sampai daerah pantai dua hati, kita ambil dan dipindahkan di Pantai Marquez,” kata Hardiono kepada TribunBatam.id.
Jelas Hardiono lebih lanjut, pelepasan tukik ini telah dilakukan untuk yang sekian kalinya.
Dalam satu tahun 5-6 kali bahkan lebih penyu bertelur dan menetas menjadi tukik, meski saat menetas tidak semua telur bisa menetas.
“Mungkin sudah 20 kali dilakukan dan tak semua telur bisa netas, biasanya yang netas sekitar 60-90 persen. Yang terakhir netas kemarin sebanyak 159 ekor dari 180 telur. Sekarang aja masih ada dua sarang belum netas. Jadi dua bulan terakhir ini aja sudah empat sarang," jelas Owner Pantai Marquez itu.
Hardiono mengungkapkan bahwa kegiatan pelestarian tukik ini sudah dilakukan pihak wisata Pantai Marquez sejak tahun 2017 lalu.
"Awal mulanya, dulu sering dengar orang bilang disekitar situ (Pantai Marquez) banyak penyu bertelur. Kadang-kadang kita juga lihat orang jual telurnya di pasar. Dari pada di jual di pasar, jadi kami tampung untuk di kembangbiakkan. Kita kan juga tau penyu ini kan hewan langka jadi coba-coba utk melestarikannya supaya tidak punah," ungkap Hardiono.
Hardiono secara pribadi juga berharap agar kegiatan ini terus ada dan bisa menjadi edukasi untuk anak-anak tentang penyu maupun kelestariannya.
"Kebetulan saya sendiri owner dari Pantai Marquez, jadi saya terus berusaha untuk melestarikan penyu dan menjadikannya sebagai icon di Pantai Marquez," Kata Hardiono.
Pelepasan tukik tersebut tidak berlangsung lama, sekira 15 menit, dilanjutkan kembali dengan melakukan aktivitas di Pantai Marquez. (TribunBatam.id/Febriyuanda)
baca berita terbaru lainnya di google news
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0301_pelepasan-tukik-1.jpg)