Gadis Sukabumi Kecewa saat Lamaran, Calon Suami Ngaku Marinir Pangkat Kolonel Ternyata TNI Gadungan

Tentara Marinir idaman yang hendak menikahinya berjanji akan mengundang artis Nikita MIrzani saat pesta pernikahan

tribun jogja
Ilustrasi tentara gadungan. Apalagi tentara Marinir idaman yang hendak menikahinya berjanji akan mengundang artis Nikita MIrzani saat pesta pernikahan 

TRIBUNBATAM.id - Impian gadis asak Sukabumi, Jawa Barat untuk diikat dalam benang cinta dengan seorang pria tentara kandas ditengah jalan. Sang gadis kecewa berat. 

Sang gadis ternyata tertipu cinta sang pria yang mengaku tentara marinir. 

SY (19) gadis cantik tersebut terpukul. Padahal pengorbanan yang dia berikan demi pria marinir idamannya sudah terlalu banyak. Ia dijanjikan akan dinikahi. 

Saking senangnya SY (19) akan dinikahi Marinir, keluarganya bahkan rela membeli sapi dan kambing untuk acara lamaran.

Apalagi tentara Marinir idaman yang hendak menikahinya berjanji akan mengundang artis Nikita MIrzani saat pesta pernikahan.

Marinir idaman yang hendak menikahinya ternyata tak pernah datang ke acara lamaran.

"Tanggal 14 November itu lamaran, dia mau bawa keluarganya, terus mau bawa Nikita Mirzani," kata SY.

Baca juga: Janji Kolonel TNI Gadungan ke Calon Istri, Datangkan Nikita Mirzani & Ayah Pemilik Tambang Batu Bara

Seorang gadis desa di Sukabumi menjadi korban pria Marinir gadungan yang mengaku berpangkat kolonel.

Gadis berinisial SY (19) bahkan telah mempersiapkan pesta pernikahan dengan TNI gadungan tersebut.

Pasalnya, sebelum ditangkap, TNI gadungan berinisial RY itu berjanji bakal menikahi korban.

Di sisi lain, RY juga meminjam uang kepadanya sebesar Rp 1,3 juta yang sampai saat ini belum membayarnya.

"Dia dari awal kenal juga udah sering pinjam uang sama saya, yang keitung aja ya dia ngomongnya minjem itu Rp 1,3 juta.

Terus belum lagi kalau misalkan dia gak ada bensin, gak ada rokok, tapi ya udahlah itu mah gak usah dihitung," ujarnya di Pos AL Palabuhanratu kepada wartawan, Senin (4/1/2021).

RY beralasan akan mengganti uang SY saat gajian dengan cara ditransfer.

"Pas ketemu saya katanya bensin aku abis, minta dulu dong, nanti pas udah di Jakarta ditransfer lagi, di Jakarta Selatan bilanya. Belum (bayar) sampai sekarang, waktu itu teh katanya belum gajihan, nanti bayarnya pas gajihan aja," pungkasnya.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved