Minggu, 10 Mei 2026

Sosok Adolf Hitler, Pemimpin Nazi Jerman Paling Kejam di Dunia, Ternyata Jejaknya Ada di Indonesia

Hidup Adolf Hitler diliputi banyak kontroversi, disegani sekaligus dikutuk karena kekejamannya

Tayang:
telegraph.co.uk Via Tribun Wow
Hitler 

EDITOR : AMINUDDIN

TRIBUNBATAM.id - Sosok Adolf Hitler sebagai tokoh dunia mungkin tak perlu diragukan lagi sepak terjangnya.

Berbagai julukan diberikan kepada Adolf Hitler. Salah satu yang terkenal adalah fuhrer. 

Adolf Hitler sering disebut sebagai personifikasi dari roh jahat yang terwujud dalam diri manusia. Demikian ungkapan yang sering terdengar mengenai sosok pribadi Adolf Hitler.

Adolf Hitler lahir pada 20 April 1889 dari seorang Ibu bernama Klara Hitler's. Adolf lahir di sebuah desa bernama Braunau am In. Letaknya di perbatasan antara Austria-Jerman.

Nama Hitler, dalam kalimat pertama Mein Kampf, dianggap 'takdir' karena dia disebut-sebut akan menyatukan kedua negara, Austria dan Jerman.

Sejarawan Barat Rupert Calley dalam bukunya 'Hitler: History in an Hour' menulis, keluarga Hitler hiduo berpindah beberapa kali. Kehidupan mereka selalu bergantung pada pekerjaan ayahnya Alois.

Hidup Adolf Hitler kemudian penuh kontroversi. Dia begitu disegani, namun juga menuai banyak kecaman dari banyak pihak.

Tanpa pengetahuan politik memadai, Hitler muda masuk berkecimpung di dunia politik. Namun sejarah mencatat ia naik menjadi pemimpin partai Nazi dan pemerintahan di Jerman pada 1934 hingga 1945.

Di masanya, ia memulai kebijakan fasisme sehingga menyulut Perang Dunia II. Perang yang banyak menelan korban jiwa.

Adolf Hitler menciptakan ideologi Nazi yang pengikutnya tersebar di sejumlah negara Eropa.

Menariknya, ternyata di Indonesia juga ada pengikutnya di masa itu. Bagaimana bisa? Simak kisahnya:

Dikutip dari Buku ''Nazi di Indonesia: Sebuah Sejarah yang Terlupakan" tulisan Nino Oktorion (Terbitan Elex Media Komputindo),

Ideologi fasis yang dikumandangkan Adolf Hitler telah merebak di Indonesia sejak tahun 1940-an. Waktu itu Indonesia masih menjadi jajahan Belanda.

Batavia, pusat pemerintahan Hindia Belanda sendiri mendapat tempat "kehormatan" sebagai lokasi di mana
cabang kedua Partai Nazi di Asia Pasifik didirikan setelah kota Hankow di China.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved