CPNS KEPRI
CPNS 2021 dan PPPK segera Dibuka, Simak Formasi yang Dibutuhkan di Pemkab Anambas!
Pemkab Anambas mengusulkan sebanyak 322 formasi CPNS dan 413 formasi PPPK dibuka tahun 2021 kepada pemerintah pusat. Hasilnya masih menunggu
ANAMBAS, TRIBUNBATAM.id - CPNS 2021 dan PPPK segera Dibuka, Simak Formasi yang Dibutuhkan di Anambas.
Bagi anda yang ingin mendaftar sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas, bersiaplah dari sekarang!
Pemkab Anambas telah mengusulkan sebanyak 322 formasi CPNS dibuka pada tahun 2021 kepada pemerintah pusat.
Sebanyak 122 formasi untuk tenaga teknis dan 200 formasi untuk tenaga kesehatan.
"Sekarang ini untuk formasi guru dialihkan ke PPPK, jadi tidak ada PNS lagi, dan untuk kesehatan
seperti bidan dan perawat juga sama," tutur Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi, BKPSDM Anambas, Novia Tianora, pada Rabu (6/1/2021).
Baca juga: 125 CPNS di Lingga Terima SK, Pj Sekda: Tanamkan di Hati Jadi CPNS yang Baik, Kerja Profesional
Baca juga: Rekrutmen CPNS 2021: Jadwal Pendaftaran, Kouta Peserta hingga Formasi yang Dibutuhkan
Sementara untuk rekrutmen PPPK, Badan Kepegawaian Pengadaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepulauan Anambas mengusulkan kebutuhan sebanyak 413 orang.
Yakni 383 formasi untuk tenaga guru, dan 30 formasi untuk tengah kesehatan seperti bidan dan perawat.
"Sudah kita usulkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi RI
(KemenPANRB), 31 Desember 2020 kemarin terakhir ditutup," ujar Novia.
Selanjutnya, pihaknya tinggal menunggu dari pemerintah pusat berapa jumlah usulan yang
disetujui nanti.
"Kita sudah sampaikan kualifikasi pendidikan, nanti dari jumlah formasi yang kita kirim, pusat
yang akan menentukan lagi mana-mana saja yang dapat.
Jadi bukan kita yang menentukan," ucapnya.
Bagi peserta yang akan mendaftar sebagai PPPK, mereka harus punya sertifikasi pendidik bagi
tenaga guru, sedangkan untuk kesehatan harus punya STR.
Sementara itu, 137 CPNS menerima SK CPNS formasi tahun 2019. SK diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra pada Selasa (5/1/2021).
Berpakaian putih hitam, para penerima SK CPNS formasi 2019 ini akhirnya bisa bernapas lega.
Wan Zuhendra menuturkan, perjuangan para CPNS ini cukup panjang hingga bisa sampai di titik
sekarang.
"Saya ucapkan selamat kepada CPNS yang sudah diserahkan SK-nya, bekerjalah totalitas,
dan tetap semangat karena masih ada beberapa tahapan lagi yang harus dilalui," ujar Wan.
Ia melanjutkan, saat ini belum semua CPNS berstatus Pegawai Negeri Sipil, sebab ada tahapan percobaan yang harus dilalui.
"Nantinya seluruh peserta CPNS wajib mengikuti masa percobaan untuk mendapatkan status PNS. Walaupun sudah berstatus CPNS, bisa juga gagal menjadi PNS jika melakukan pelanggaran pada masa percobaan," tuturnya.
Apabila peserta CPNS sudah berstatus PNS, mereka diingatkan agar melayani masyarakat secara
baik. Sebab mereka merupakan pelaksana kebijakan publik dan pelayan publik.
125 CPNS Terima SK di Lingga
Di Lingga, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga menyerahkan Surat Keputusan (SK) CPNS Formasi 2019 kepada 125 CPNS, Selasa (5/1/2021).
Penyerahan SK CPNS digelar di Aula Kantor Bupati Lingga, Kepulauan Riau.
Pjs Sekda Lingga, Samsudi menyerahkan SK CPNS 2019 secara simbolis kepada dua CPNS di Pemkab Lingga.
Samsudi berharap para CPNS dapat menjalankan tugas secara baik dan bekerja ikhlas.
"Pesan saya untuk para CPNS agar dapat menjalankan tugasnya secara amanah, tanamkan di hati untuk menjadi CPNS yang baik dan bekerja secara profesional," kata Samsudi.
Sementara itu, Kabid Pengadaan Mutasi dan Informasi Kepegawaian Kabupaten Lingga, Bakhtiar menambahkan, setelah ini para CPNS akan melaksanakan Latsar prajabatan.
Itu untuk mengembangkan kompetensi CPNS.
“Setelah itu mereka akan terima SK PNS, dengan waktu kurang lebih 1 tahun,” ujar Bakhtiar.
Bakhtiar mengatakan, saat ini tidak ada CPNS yang mengundurkan diri.
“Alhamdulillah untuk Kabupaten Lingga tidak ada CPNS yang mundur, total keseluruhan 125 CPNS,” lanjutnya.
Ribuan THL Diangkat Jadi PTT
Sementara itu di hari yang sama, Gubernur Kepri Isdianto mengangkat 1.205 Tenaga Harian Lepas (THL) menjadi Pegawai Tidak Tetap (PTT) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau.
Pengangkatan THL menjadi PTT tersebut ditandai dengan penyerahan SK (surat keputusan) Pengalihan Status di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa, (5/1/2021).
Pada kesempatan itu, Isdianto mengaku senang karena telah menunaikan janjinya.
"Alhamdulillah hati saya sudah plong. Satu per satu janji saya tertunaikan. Saya katakan bahwa jika saya berjanji, janji itu harus segera ditunaikan.
Karena saya tidak mau membohongi masyarakat," ujar Isdianto saat menyerahkan SK Pengalihan Status.
Baca juga: Ribuan THL Diangkat PTT, Pemprov Kepri Anggarkan di Bawah Rp 10 M Bayar Gaji Seluruh PTT
Baca juga: Gubernur Kepri Angkat THL Pemprov Kepri jadi PTT, Novi: Alhamdulillah Rezeki Anak Saya
"Maka, kekurangan ASN ini ditutupi dengan kehadiran THL dan PTT," kata Isdianto.
Isdianto mengklaim pengangkatan THL jadi PTT ini telah melalui prosedur yang ketat. Setiap THL diseleksi secara administrasi oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
"Kita waktu itu minta BKPSDM betul-betul seleksi administrasinya. Salah satunya, jangka waktu pengabdian mereka.
Jangan sampai, mereka membohongi kita karena tidak memenuhi syarat," kata Isdianto.
Jika ada yang kedapatan tidak memenuhi syarat, Isdianto menegaskan akan mencabut SK Pengalihan Status oknum THL yang nakal.
"Kalau ada kedapatan yang tidak memenuhi syarat akan dikenakan sanksi. Salah satunya kita cabut SK-nya dan kembali lagi menjadi THL," tegas Isdianto.
Kepada 1.205 orang yang diangkat menjadi PTT, Isdianto mengingatkan agar bekerja secara baik. Karena, dalam perjalanan menjadi PTT nanti, akan ada penilaian kinerja yang dilakukan oleh BKPSDM
"Dalam perjalanan ini, kerja adik-adik dinilai bagus tidak kerjanya. Kalau tidak, ya kita balikkan lagi jadi THL. Tunjukkan kinerja dengan baik bantu kepala OPD.
Jaga rahasia, rahasia di dalam jangan dibawa keluar. Harus loyal," pungkas Isdianto.
Sebelumnya, sekira pukul 09.30 wib, terlihat pemandu acara mengatur jalannya acara sekaligus mengatur barisan para THL yang akan diangkat menjadi PTT, sembari menunggu kedatangan Gubernur Kepri, Isdianto ke lokasi.
"Satu langkah ke belakang gerak, lencang kanan gerak, istirahat ditempat gerak," ujar pemandu acara.
Barisan THL yang berbaris menggunakan seragam pakaian putih tulang terhitung berjumlah 40 orang.
Dari informasi yang dihimpun pewarta, THL yang akan menerima SK pengalihan status menjadi PTT di lingkungan Provinsi Kepulauan Riau berjumlah 1205 orang.
Terlihat barisan para THL saling bercerita dan sesekali tertawa bersama terkait topik yang mereka bincangkan.
Adapun pelaksanaan penyerahan SK PTT kepada THL di lingkungan Provinsi Kepulauan Riau ini dilakukan secara simbolis terhadap 10 orang perwakilan, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker dan menjaga jarak.
(Tribunbatam.id/Rahma Tika/Febriyuanda/Noven Simanjuntak/Endra Kaputra)
Baca berita Tribun Batam lainnya di Google