Jack Ma Kian Terjepit, Trump Larang 8 Aplikasi Transaksi asal China Termasuk Alipay
Nasib Jack Ma, pendiri Albaba Group sedang terjepit. Bukan hanya ditekan pemerintah China, Amerika Serikat juga ikut 'mematikan' bisnis Jack Ma.
TRIBUNBATAM.id - Nasib Jack Ma, pendiri Albaba Group sedang terjepit. Bukan hanya ditekan pemerintah China, Amerika Serikat juga ikut 'mematikan' bisnis Jack Ma.
Hampir dua bulan Jack Ma tak ada kabar.
Ia praktis tidak muncul ke permukaan tatkala otoritas anti monopoli China menyelidiki bisnis Jack Ma.
Bahkan China melarang Jack Ma pergi keluar negeri sampai penyelidikan selesai.
Akibat tekanan itu, harta Jack Ma tergerus hingga ratusan triliun rupiah dan membuatnya terlempar dari deretan orang terkaya di China.
Namun kabar terbaru pendiri Alibaba ternyata tidak hilang.
Baca juga: Sisi Lain Jack Ma, Bos Alibaba Menghilang Ditekan China, Tidak Tampan tapi Istri Jatuh Cinta
Jurnalis CNBC David Faber memberitakan Jack Ma tidak hilang. Melansir CNBC, sebuah laporan berspekulasi tentang keberadaan Jack Ma pada Selasa (5/1/2021).
Jack Ma tidak hilang, menurut sumber yang mengetahui masalah itu. "Dia tidak muncul, tapi dia tidak hilang," kata Faber, "Dan akan terjadi dalam beberapa waktu."
Laporan itu tidak memberikan informasi detail tentang keberadaan Jack Ma. Padahal, istilah 'tidak muncul' dalam literasi China memiliki banyak makna, salah satunya bisa berarti menjadi 'tahanan rumah', lapor New York Post.
Meski begitu, Partai Komunis China juga telah mengonfirmasi kabar tersebut, lapor seseorang yang mengaku bagian dari partai. Jack Ma yang pernah menjadi guru bahasa Inggris itu juga tidak sedang mengalami konflik hukum.
Dilansir dari Sky News, seorang konsultan bisnis di Shanghai, Shaun Rein mengatakan bahwa dirinya bertemu dengan manajer Alibaba dan orang-orang yang kenal baik dengan Jack Ma. Menurut keterangan mereka, Rein dikabarkan bahwa Jack Ma tidak sedang berada dalam konflik hukum. "Mereka menamparnya. Dia telah belajar [dari kesalahannya] dan itulah [jawaban] mengapa dia diam selama 2 bulan terakhir."
Rein yang juga mendirikan China Market Research Group menambahkan, "Beberapa temannya mengatakan pada saya bahwa mereka tidak percaya betapa bodohnya dia."
Keberadaan Jack Ma masih misterius, sebelumnya orang-orang memperkirakan bahwa dia bermasalah secara hukum karena telah mengkritik sistem keuangan yang dikelola pemerintah China. Kabar tentang 'hilangnya' miliarder itu bahkan mencuatkan kembali sebuah video prediksi yang mengatakan bahwa kemungkinan akhir riwayat taipan itu hanya ada 2.
"Hanya ada dua cara (akhir) bagi miliarder di China, dia dipenjara atau mati," ungkap Miles Kwok, pebisnis China yang diasingkan, dikutip dari Real Vision saat melakukan wawancara dengan Kyle Bass.
Tak hanya sosoknya yang dikabarkan menghilang dari peredaran publik, tapi fotonya juga dihapus dari situs web Alibaba.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/jack-ma_20181026_001555.jpg)