Rabu, 29 April 2026

LINGGA TERKINI

Panen Padi di Lingga Tuai Sorotan, Warga Protes Tak Bisa Merasakan Beras Produksi Sendiri

Sejumlah petani di Lingga kembali panen padi pada awal 2021 ini.Tapi sejumlah warga malah protes karena tak bisa merasakan beras produksi sendiri

Penulis: Febriyuanda | Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Istimewa
Panen Padi di Lingga Tuai Sorotan, Warga Protes Tak Bisa Merasakan Beras Produksi Sendiri. Foto panen padi di sawah Desa Panggak Darat, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, baru-baru ini 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah petani di Lingga kembali memanen padi pada awal tahun 2021 ini.

Petani yang memanen padi itu tersebar di Desa Sungai Besar, Kecamatan Lingga Utara, dan di Desa Panggak Darat, Kecamatan Lingga.

Kepala Bidang (Kabid) Pertanian Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Lingga, Hernowo Andriantoro mengatakan, untuk wilayah Desa Sungai Besar, panen sudah dilakukan sejak Selasa (5/1/2021) lalu.

"Selasa kemarin 1 Hektare (Ha) yang kami panen. Sekarang belum pasti, karena hujan, tanah tak bisa untuk masuk alat combine," kata Hernowo kepada awak media, baru-baru ini.

Hernowo mengatakan, dari 6 Ha lahan yang ditanam padi di Desa Sungai Besar pada Oktober 2020 lalu, baru sekitar 3 Ha yang siap panen.

Baca juga: Petani di Jemaja Timur Anambas Gembira, Bisa Panen Padi Serentak Saat Pandemi Covid-19

Baca juga: Ketahuan Curi Padi, Pria Ini Malah Dihadiahi Sembako dan Susu, Ini Penjelasan Polisi

"Semoga panen di masa pandemi ini membawa berkah dan dapat meningkatkan perekonomian, khususnya petani sawah di Sungai Besar," harap Hernowo.

Untuk diketahui, selain sawah di Desa Sungai Besar, petani sawah Desa Panggak Darat, Kecamatan Lingga juga panen padi pada awal Januari 2021 ini.

Hal ini membuat rasa bangga pada sebagian masyarakat Lingga, karena mempunyai produksi beras sendiri.

Terlepas dari itu, ada juga warganet yang diduga masyarakat Lingga memberikan komentar kurang mengenakkan.

Pada grup terbuka INFO LINGGA di sosial media Facebook, kegiatan panen tersebut diberitakan dan disebarluaskan.

Namun, diduga karena kecewa, warganet memberikan komentar dengan kritikan pedas dan keluhan menggunakan bahasa Melayu Lingga dan telah TribunBatam.id terjemahkan.

"Buktikanlah, jangan cuma diberita, saya mau beli," tulis pemilik akun facebook Ulfaa Ulfaa di kolom komentar.

"Bawa ke Dabo lah, katanya lagi panen, biar orang Dabo bisa merasa," lanjutnya.

Selain komentar di akun Ulfaa Ulfaa, beberapa warganet juga memberikan komentar senada.

"Terkadang mau juga beli beras panen Lingga, tapi ga ada juga jualnya. Masih aja beli beras yang masuk dari Jambi, beras bulog," tulis akun facebook Syaed Hendra Al-Yahya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved