Minggu, 31 Mei 2026

"Ujan Deras Nian Ini', SMS Terakhir Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 Diterima Ayah dari Putrinya

Penumpang Peasawat Sriwijaya Air SJ 182 sempat mengirim pesan terakhir ke ayahanda sebelum dinyatakan hilang

Tayang:
googlemaps
Titik jatuhnya pesawat Sriwijaya Air, Sabtu (9/1/2021). Pesawat dengan registrasi PK-CLC tersebut melayani rute Jakarta-Pontianak. Pesawat yang lepas landas pukul 14.36 WIB itu seharusnya tiba pada pukul 15.15 di Bandara Soepadio, Pontianak 

TRIBUNBATAM.id - Kecelakaan pesawat terjadi di perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh empat menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pukul 14:40 WIB.

Pesawat yang jatuh itu adalah Penerbangan Sriwijaya Air SJ-182 dengan rute Jakarta-Pontianak.

Menurut data, total penumpang pesawat Sriwijaya Air adalah 50 orang.

50 orang ini terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 Bayi serta ditambah 12 orang dengan 6 kru aktif dan 6 ekstra kru.

Salah seorang korban pesawat Sriwijaya Air adalah Indah Halimah Putri (26 tahun).

Indah Halimah Putri (26 tahun) merupakan warga RT 07 Dusun IV Desa Sungai Pinang 2, Kecamatan Sungai Pinang, Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Indah diketahui diketahui terbang bersama empat orang anggota keluarga lainnya.

Keempat orang tersebut yakni suami Indah bernama Rizki Wahyudi (27 tahun), putra Indah bernama Arkana Nadhif (7 bulan), mertua Indah bernama Rosi Wahyuni dan keponakannya bernama Nabila Anjani.

Menurut Ridwan, orang tua Indah, putrinya itu terakhir kali mengirim pesan mengenai hasil PCR test, beberapa jam sebelum terbang.

"Kemarin pukul 13.52, Puput (nama panggilan keluarga kepada Indah) SMS saya, katanya hasil PCR test-nya negatif," kata Ridwan saat ditemui di kediamannya di Desa Sungai Pinang 2, Minggu (10/1/2021).

Ridwan, ayahanda Indah (paling kiri) masih menunggu informasi seputar pesawat Sriwijaya Air SJY 182 yang hilang kontak, di mana putrinya menumpang pesawat tersebut.
Ridwan, ayahanda Indah (paling kiri) masih menunggu informasi seputar pesawat Sriwijaya Air SJY 182 yang hilang kontak, di mana putrinya menumpang pesawat tersebut. (TRIBUNSUMSEL.COM/AGUNG DWIPAYANA)

Menurut Ridwan, Indah juga sempat mengatakan bahwa pesawat yang ditumpanginya delay karena cuaca buruk.

"Kata Puput, pesawatnya delay karena hujan deras di Jakarta. Tapi delay berapa jam, dia tidak bilang," ujar Ridwan.

Berikut isi lengkap SMS Indah alias Puput kepada orang tuanya :

"Ba pagi tadi hasil swab PCR e lah ngeluo hasil e negatif gale (Bapak, pagi tadi hasil swab PCR sudah keluar, hasilnya negatif semua), jadi kami langsung berangkat saraikak ke pontianak (jad, kami langsung berangkat semua ke Pontianak). ikak lah di ruang tunggu lagi nunggu pesawat e delay, ujan deras nian Ini sudah di ruang tunggu, lagi nunggu pesawat delay, hujan deras sekali)."

Sumber: Tribun Sumsel
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved