Minggu, 26 April 2026

ANAMBAS TERKINI

Nekat Melaut saat Cuaca Buruk, Empat Nelayan Anambas Hilang, Kini telah Ditemukan

Sempat dikabarkan hilang, empat nelayan Anambas yang melaut sejak 4 Januari lalu akhirnya ditemukan tim SAR dalam kondisi selamat

Editor: Dewi Haryati
TRIBUNBATAM.ID/ISTIMEWA
Nekat melaut saat cuaca buruk, empat nelayan Anambas hilang, kini telah ditemukan. Tim Basarnas saat membawa pompong nelayan yang sempat dikabarkan hilang dan akhirnya ditemukan, baru-baru ini. Kondisi nelayan selamat 

“Korbannya ada tujuh orang, termasuk kapten kapal pompong, dan Alhamdulilah semuanya selamat.

Kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Umum, Desa Sungai Buluh," ujarnya, Selasa (12/1/2021).

Dari keterangan para korban, penyebab karamnya kapal, karena cuaca buruk dan ombak tinggi.

"Kapal pompong juga melanggar kayu pancang kelong hingga mengakibatkan lambung kapal bocor di bagian belakang," katanya.

Dari kejadian tersebut, memang tidak ada korban jiwa, namun sayangnya kapal dan muatan barang sembako tidak bisa diselamatkan.

"Untuk pencarian kapal pompong, rencana hari ini. Karena kemarin (saat kejadian-red), terkendala kondisi cuaca yang sangat buruk dan sudah malam hari," ucap Thomas.

Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp 100 juta.

Berikut nama para korban yang berhasil selamat :

1. Salianto (25), selaku nakhoda
2. Jamaludin (48)
3. Bintang (17)
4. Rabiah (65)
5. Meli (42)
6. Murni (16)
7. Wulan (20)

Kapal bermuatan BBM tenggelam di Perairan Lingga

Diberitakan, kapal bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM) dikabarkan tenggelam di perairan Tanjung Datuk, Lingga, Kepri, Senin (11/1/2021) lalu.

Kepala Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Lingga, AKP H Thomas Charles dikonfirmasi awak media, membenarkan insiden kecelakaan laut itu.

Syukurnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

"Alhamdulillah, korban selamat setelah sekitar 3 jam terdampar di pulau kosong dan diselamatkan warga Desa Pulun serta dievakuasi ke kampungnya, di Desa Mentuda pada Selasa (12/1/2021)," kata Thomas Charles via pesan WhatsApp.

Baca juga: Diduga Korban Kapal Tenggelam di Batu Ampar Batam, Polisi Singapura Temukan Mayat Mengapung di Laut

Thomas menjelaskan, saat itu kondisi cuaca sedang buruk dan gelombang laut tinggi. Sehingga pencarian kapal menjadi terkendala.

"Mengenai kapal milik korban yang bermuatan BBM, akan kita cari dan evakuasi hari ini bersama instansi terkait. Kemarin tergendala cuaca buruk dan gelombang tinggi malam hari," ucap Thomas.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved