BATAM TERKINI
Tangani Banjir, Pemko Batam Turunkan 15 Alat Berat di 12 Kecamatan
Untuk menangani banjir dan longsor di Kota Batam, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menurunkan 15 alat berat di 12 Kecamatan se-Kota Batam.
"Saya cukup khawatir karena kondisinya cukup curam. Jadi saya berharap tidak terjadi longsor susulan. Mudah-mudahan warga yang tinggal di lokasi longsor bisa mengungsi dulu di rumah saudara," ujarnya.
Amsakar mengatakan pemerintah harus bergerak cepat untuk mengatasi persoalan longsor ini.
Tinjauan ini untuk melihat berapa besar kerusakan yang diakibatkan longsor.
"Tadi sudah ada dua titik yang saya tinjau, pertama RT 4 RW 12 Sengkuang ada tiga rumah yang terdampak longsor, kedua di RT 2 RW 5 ada dua rumah yang kena," ujar Amsakar.
Tim akan berkoordinasi dengan Dinas Perumahan, Permukiman, dan Pertamanan Batam, Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air serta Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat untuk segera melakukan perhitungan dan bantuan apa yang bisa diberikan.
"Ada dan Belanja Tidak Terduga (BTT) kurang lebih Rp 23 miliar. Namun karena ada mekanisme baru yang harus dipenuhi, agar tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari," ujarnya.
Amsakar menambahkan saat ini pihaknya menyiapkan peraturan Wali Kota (Perwako) Batam sebagai payung hukum. Agar penyaluran bantuan bisa segera dilakukan.
"Sekarang bantuan ini harus bentuk fisik. Tidak lagi sepeti dulu, bantuan tunai. Jadi nanti setelah dihitung, apa yang bisa kita bantu akan kita bantu,” ujarnya. (Tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/12012021amsakar-achmad.jpg)