INFO KEUANGAN
Pelantikan Joe Biden jadi Presiden AS Terpilih, Wall Street Menguat ke Level Tertinggi
Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Kamala Harris membawa nilai positif bursa Wall Street Amerika.
"Ini semua tentang pelantikan, dengan fokus pertama pada penempatan Biden ke Gedung Putih dan kemudian tentang kinerja emiten," kata Robert Pavlik, manajer portofolio senior di Dakota Wealth di Fairfield, Connecticut kepada Reuters.
"Laba sejauh ini dari bank menunjukkan kondisi yang jauh lebih baik dari yang diharapkan dan pasar bereaksi agak positif," imbuh Pavlik.
Menutup laporan kuartalan dari perbankan besar AS, harga saham Morgan Stanley menguat sekitar 2% setelah membukukan laba kuartalan yang lebih baik dari perkiraan. Kinerja yang lebih baik ini disebabkan oleh bisnis trading.
Morgan Stanley pun menegaskan kembali rencana pembelian kembali saham senilai US$ 10 miliar.
Pendapatan emiten penghuni S&P 500 diperkirakan naik 24% pada 2021 setelah turun 15% pada 2020, menurut data Refinitiv.
Dengan valuasi pasar saham mendekati level tertinggi 20 tahun, investor berharap hasil perusahaan dan outlook selanjutnya akan membantu menentukan sejauh mana reli pasar.
Harga saham UnitedHealth Group Inc turun 0,5% setelah laba kuartalan perusahaan asuransi kesehatan ini merosot hampir 38%.
Baca juga: Mirip Indonesia, Joe Biden Berikan Bansos Tunai setelah Dilantik Jadi Presiden Amerika Serikat
Baca juga: Prediksi Saham 2021, IHSG Diprediksi Menguat, Ini 7 Rekomendasi Saham Hari Ini
Laba tertekan oleh biaya yang terkait dengan programnya untuk membuat pengujian dan perawatan Covid-19 yang lebih mudah diakses oleh pelanggan.
Harga saham Procter & Gamble Co naik 1,4% setelah raksasa produk konsumen itu menaikkan perkiraan penjualan setahun penuh untuk kedua kalinya karena mendapat keuntungan dari permintaan tinggi untuk produk pembersih dan program stimulus pemerintah.
Harga saham Boeing Co naik 0,9% setelah Berenberg menaikkan rekomendasi saham menjadi hold dari sell. Berenberg mengatakan bahwa kondisi terburuk bagi Boeing telah berlalu.
Boeing memulai kembali pengiriman pesawat 737 MAX pada bulan Desember menandai titik balik menuju pemulihan keuangan produsen pesawat tersebut.
(*)
Baca Berita Lainnya di GOOGLE NEWS
Sumber: Kontan.co.id
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/joe-biden-berbicara-di-wilmington-delaware-rabu-4112020.jpg)