BATAM TERKINI
Premium Dibatasi Pertalite Perlahan Bakal Hapus, Ini Kata Kadisperindag Batam
Kadisperindag Kota Batam, Gustian Riau menyesalkan kebijakan Pertamina membatasi kuota BBM jenis Premium dan Pertalite.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam, Gustian Riau tampak menyesalkan kebijakan Pertamina membatasi kuota BBM jenis Premium dan Pertalite.
Hal ini yang menyebabkan sejak 2020 lalu, premium dan pertalite langka di Kota Batam.
Seharusnya Pertamina menyalurkan premium sebanyak 163, 776 kl. Sayangnya, Pertamina hanya menyalurkan 109, 860 kl.
"Kami turun dengan tim untuk mendata seluruh SPBU di Kota Batam, ternyata Pertamina tidak menyalurkan premium secara maksimal sejak 2020. Oleh sebab itu terjadi kelangkaan terjadi di Batam. Jadi bukan karena tak ada," ujar Gustian, Kamis (21/1/2021).
Seharusnya, tegasnya, sebanyak 163 kl itu disalurkan semua, sementara pemakaian tahun ini lebih meningkat. Menurutnya kebijakan yang diambil pertamina ini meresahkan masyarakat Kota Batam.
Baca juga: MULAI April Shell Hadir di Batam, Harga BBM Setara Premium
"Apa dasar hukum, Pertamina memberikan 109 itu dan diatur dimana? Harus dipertanyakan. Kami minta jawaban pertamina. Lantaran merugikan masyarakat Kota Batam," kata Gustian dengan suara meninggi.
Ia memaparkan pendistribusian BBM jenis premium setiap harinya. Senin, pertamina mendistribusikan 8 kl, Selasa 8 kl, Rabu kosong, Kamis 8 kl, Jumat kosong, Sabtu dan minggu kosong.
"Seharusnya normalnya 15 kl per SPBU setiap harinya. Hal ini kami ketahui ketika tinjau langsung ke lapangan," sesalnya.
Gustian mengakui Pertamina tidak mempunyai alasan atas kebijakan yang telah dibuat.
Pertamina kedepan hanya menjual Pertamax 92 dan secara perlahan juga bakal menghapus pertalite.
"Alasan pertamina tak ada. Dia mau menjual pertamax 92 dan menghapus pertalite," kata Gustian
BBM jenis Pertalite juga demikian. Seharusnya, Pertamina mendistribusikan pertalite dalam 1 harinya sebanyak 16 kl. Sayangnya pertamina hanya mendistribusikan 8 kl setiap harinya.
"Pertamina membagi, Senin 16 kl, Selasa 8 kl, Rabu 16, Kamis 8, jumat 16, Sabtu dan Minggu 8 kl. Ini bertujuan supaya masyarakat membeli ke Pertamax 92. Inilah yang menjadi persoalan. Januari 2021 kita sudah ada kuotanya, kenapa dibatasi lagi? Apa dasar hukumnya. Pertamina buka suaralah?! Masa pandemi ekonomi belum pulih, jangan bermain di area yang menguntungkan pertamina," kata Gustian.
Shell Segera Hadir di Batam
Perusahaan minyak Shell mengajukan untuk hadir di tengah masyarakat Batam.
Hadirnya Shell nantinya bisa menjadi pilihan masyarakat dalam mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) selain yang disediakan Pertamina.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam, Gustian Riau, mengatakan, rencana permintaan perusahaan minyak asal Malaysia itu hadir di Batam sudah diajukan beberapa waktu lalu dan akan segera hadir pada bulan April 2021 mendatang.
Dikatakannya, hadirnya perusahaan minyak Shell ini untuk menyediakan kebutuhan masyarakat Batam.
Bahkan harga minyak yang akan dijual di Shell tersebut setidaknya setara dengan premium (bensin).
Baca juga: BBM Jenis Premium di 3 Daerah Ini Akan Dihapus, Batam Termasuk?
"Harga Shell ini setara dengan BBM jenis premium atau bensin. Shell juga sudah hadir di Jakarta, Bali, Bandung dan beberapa daerah lainnya di Indonesia," kata Gustian Riau.
Kata dia, perusahaan minyak Shell dapat menjadi salah satu alternatif untuk menyediakan BBM di Batam.
Sebab, selama ini premium atau bensin dari Pertamina sulit untuk didapatkan oleh masyarakat.
"Pertamina tidak bisa menyediakan kebutuhan BBM ke masyarakat terutama BBM subsidi, adanya Shell nantinya bisa memberikan solusi terbaik," paparnya. (TRIBUNBATAM.id/Roma Uly Sianturi/Rebekha Ashari Diana Putri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/antrean-spbu-di-salah-satu-spbu-di-kota-batam.jpg)