Breaking News:

Tinggalkan Kapolri, Jenderal Pulang Kampung Garap Sawah: Saya Ini dari Keluarga Petani Miskin

Jenderal Polisi yang dilantik Presiden SBY itu pulang kampung jadi petani setelah tak lagi jadi kapolri

NET
Ilustrasi Polisi - Kisah mantan kapolri 

TRIBUNBATAM.id - Tertulislah sebuah kisah. Kisah tersebut mencerutakan dialog  presiden dengan ajudannya yang seorang perwira polisi.

Sang Presiden yang dimaksud adalah Gus Dur dan sang adudan itu adalah kapolri Jenderal Sutarman yang saat itu masih perwira biasa.

Cerita antara presiden dengan ajudannya  ini cukup terkenal menginspirasi.

Waktu itu sang ajudan 'diramal' Gus Dur kelak bakal jadi calon kapolri.

"Nanti Pak Tarman akan jadi Kapolda Metro (Metro Jaya), setelah itu Pak Tarman akan menjadi Kapolri,”kata Gus Dur dikutip dari bukungan tulisan Imam Anshori Saleh berjudul Mata Batin Gus Dur: Cerita-cerita Unik Bersama Kiai.

Mendengar ucapan Gus Dur, Pak Sutarman waktu itu hanya tertawa. Ia mengganggap 'ramalan' Gus Dur itu tidak akan pernah terjadi.

Bahkan bermimpi menjadi Kapolri-pun belum pernah.

Namun, sejarah mencatat ‘terawangan’ Gusdur itu terbukti di kemudian hari.

Pada 23 Oktober 2013, Jenderal Polisi Sutarman resmi dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Sosok Kapolri Jenderal Sutarman

Halaman
1234
Penulis: Aminudin
Editor: Aminudin
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved