Jumat, 22 Mei 2026

Ramalan Gus Dur Sempat Ditertawakan, Terbukti Kemudian Perwira Polisi Ini Jadi Kapolri

Gus Dur pernah semacam meramlakan ajudannya, perwira polisi bakal jadi Kapolri, akhirnya terbukti benar

Tayang:
NET
Ilustrasi Polisi 

TRIBUNBATAM.id - Kisah ini menarik dan cukup inspirasi mengenai Gus Dur dan ajudannya selama menjabat Presiden RI.

Saat itu Gus Dur berkata kepada Sutarman, ajudannya dari perwira polisi.

"Nanti Pak Tarman akan jadi Kapolda Metro, setelah itu Pak Tarman akan menjadi Kapolri,”kata Gus Dur dikutip dari bukungan tulisan Imam Anshori Saleh berjudul Mata Batin Gus Dur: Cerita-cerita Unik Bersama Kiai.

Mendengar ucapan Gus Dur, Pak Sutarman hanya tertawa. Ia mengganggap itu tidak akan terjadi.

Bahkan bermimpi menjadi Kapolri-pun belum pernah.

Namun, sejarah membuktikan ‘terawangan’ Gusdur itu bena dikemudian hari.

Tepat pada 23 Oktober 2013, Jenderal Polisi Sutarman resmi dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Setelah era Presiden Joko Widodo,  9 bulan jelang pensiun Kapolri Sutarman diganti oleh Jenderal Badrodin Haiti.

Sosok Kapolri Jenderal Sutarman

Jenderal Sutarman dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY pada 25 Oktober 2013.

Dia merupakan mantan ajudan Presiden RI ke-4, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Dilansir dari Tribunnews, saat purna bakti, Jenderal (Purn) Sutarman memilih pulang dan hidup di kampung halamannya di Jawa Tengah.

Sebenarnya Presiden Jokowi telah mengajaknya untuk mengisi beberapa posisi dalam pemerintahan, salah satunya sebagai duta besar.

Namun, dia mengaku tak tertarik lagi mengisi jabatan di pemerintahan dan mengaku ikhlas dengan keputusan sang presiden. 

Jenderal (Purn) Sutarman lebih memilih menjadi petani membantu ayahnya.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved