Breaking News:

Kembalikan Handphone yang Ia Temukan, Wanita Ini Malah Dipenjara, Pengacara: Permainan Polisi Kasar

Berniat baik kembalikan mengembalikan ponsel Android yang dia temukan, wanita ini malah ditahan polisi bahkan diperas oknum polisi.

HO / Tribun Medan
Siti Nuraisyah, korban yang dituduh mencuri dan ditahan oleh Polsek Tanjung Morawa, didampingi kuasa hukumnya Roni Prima Panggabean SH CLA (kiri), di Mapolsek Tanjungmorawa, Jalan Lintas Sumatra, Kabupaten Deliserdang, Kamis (28/1/2021) 

"Yunita lalu menghubungi yang namanya Gifari, menuduh mereka mencuri di suzuya.

Kemudian saya meminta no yang bersangkutan (pemilik handphone), niat saya biar saya kembalikan," ucapnya. 

Setelah satu minggu atau tepatnya pada 6 Januari 2021, Nuraisyah kemudian hendak mengembalikan handphone tersebut ke Polsek Tanjung Morawa.

Ternyata handphone dengan ujung 555 tersebut milik oknum anggota Polri yang bertugas di Polsek Tanjung Morawa atas nama Musliadi Tanjung. 

"Selama beberapa hari komunikasi, dia tidak ada bilang kalo itu handphone dia.

Sampe di Polsek saya langsung disuruh beri keterangan di ruang juper pada 6 januari. Saat itu juga saya ditahan," katanya. 

Tak hanya itu, mereka juga diintimidasi petugas untuk mengakui telah mencuri handphone tersebut.

Bahkan, petugas di sana meminta mereka menyiapkan uang Rp 35 juta agar persoalan itu diselesaikan secara kekeluargaan. 

Nuraisyah kemudian mengatakan, petugas di sana menawarkan kalau mau damai secara kekeluargaan, dia harus menyediakan Rp 20 juta.

Dia bilang, juru periksa (juper) yang memediasi minta Rp 20 juta dan cabut perkara Rp 15 juta dengan total uang yang harus disiapkan sebanyak Rp 35 juta. 

Halaman
123
Editor: Aminudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved