Keren, Tulisan Tangan Pelajar Ini Dijuluki Sebagai Tulisan Tangan Tercantik di Dunia, Layak Sih
Pelajar sekolah menengah kelas 8 di Nepal ini viral setelah tulisan tangannya sangat indah, bahkan diklaim sebagai tulisan tangan tercantik di dunia
NEPAL, TRIBUNBATAM.id - Remaja perempuan ini berusia 14 tahun ( kini sudah 17 tahun ) saat tulisan tangannya viral.
Pelajar sekolah menengah kelas 8 di Nepal ini viral setelah tulisan tangannya sangat indah.
Tulisan tangan remaja perempuan asal Nepal ini bahkan diklaim sebagai tulisan tangan tercantik di dunia.
Peristiwa ini sempat menggemparkan dunia maya tahun 2017 lalu.
Semuanya berawal saat anak bernama Prakriti Malla tersebut mengikut sebuah kompetisi menulis essai.
Baca juga: Kisah The Sin Nio dan Ho Wan Moy, 2 Srikandi Tionghoa yang Berjuang untuk Kemerdekaan RI

Untuk mengikuti essai tersebut, Malla menulis essai berbahasa Inggrisnya dalam tulisan tangan.
Singkat cerita, essai yang ditulis oleh Malla didapuk sebagai pemenang dalam kompetisi tersebut.
Juri mengaku mereka sangat tercengang tidak semata oleh isi dari essai yang dibuat oleh Malla.
Mereka juga sangat terkesan setengah mati oleh keindahan tulisan tangan Malla dalam essai tersebut.
Baca juga: Bologna vs AC Milan Sabtu Pukul 21.00 WIB, Fikayo Tomori Akui Liga Italia Beda: Kini Fokus ke Taktik
Bahkan sampai-sampai banyak orang yang menyangka bahwa Malla menggunakan komputer, bukan tangan, saat menulis.
Faktanya, essai tersebut memang merupakan tulisan tangan dari Malla sendiri.
Sang penuli essai sekaligus sang pemenang ini memang dikenal memiliki tulisan tangan yang sangat indah nan unik.
Maka, ketika akhirnya dia memenangi essai tingkat nasional, keindahan tulisan tangannya pun menyebar.

Tulisan tangan Praktiri Malla yang disebut tulisan tangan tercantik di dunia / redd.it
“Saya belum pernah melihat tulisan yang agak unik seperti ini. Gaya penulisannya amat mengkagumkan meskipun dia baru kelas 8,” kata seorang juri.
Malah, tulisan Malla menurut beberapa pakar memenuhi unsur tulisan tangan tercantik di dunia.
Pelajar dari Sekolah Sainik Awasiya, Bhaktapuri itu mengaku menghabiskan dua jam sehari untuk melatih setiap huruf yang ditulisnya.
.
.
.
sumber: intisari.grid.id, trendingstudents, baca berita lainnya di google news